RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum istimewa bagi tiga warga binaan Rutan Kelas IIB Rantau. Mereka langsung menghirup udara bebas setelah menerima Remisi Umum (RU) II.
Remisi diserahkan Bupati Tapin H Yamani dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).
Tiga warga binaan yang langsung bebas yakni Saliwa setelah mendapat remisi empat bulan, Ali tiga bulan, dan Suriani satu bulan.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau Renaldi Hutagalung mengatakan, remisi merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.
Selain tiga warga binaan yang langsung bebas, terdapat dua penerima RU II lainnya, yakni Muhammad Abrar dan Johan Arifin. Keduanya belum langsung bebas karena masih harus menjalani pidana subsider selama tiga bulan.
“Pemberian remisi merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan,” ujar Renaldi, Senin (17/8/2026).
Dari total 286 warga binaan Rutan Kelas IIB Rantau per 30 Juli 2026, sebanyak 173 orang mendapatkan Remisi Umum 2026.
Rinciannya, 168 orang menerima Remisi Umum I, sedangkan lima orang mendapatkan Remisi Umum II.
Seluruh penerima remisi tahun ini merupakan warga binaan laki-laki dewasa. Sementara itu, warga binaan perempuan tidak mendapatkan remisi.
Berdasarkan jenis perkara, dari 173 narapidana yang diusulkan mendapat remisi, sebanyak 60 orang merupakan narapidana tindak pidana umum. Sedangkan 113 lainnya merupakan narapidana terkait PP Nomor 99.
Bagi Saliwa, Ali, dan Suriani, remisi menjadi penanda berakhirnya masa pidana sekaligus awal untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Renaldi berharap momentum tersebut menjadi dorongan bagi para penerima remisi untuk memperbaiki diri dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.
“Pemberian remisi pada peringatan kemerdekaan ini juga menjadi bagian dari pembinaan pemasyarakatan. Harapannya, warga binaan yang memperoleh pengurangan masa pidana dapat memperbaiki diri dan kembali menjalani kehidupan secara baik di tengah masyarakat,” pungkasnya.