Diselimuti Kabut Asap Pekat, Warga dan Relawan Pengayuan Diberikan Layanan Kesehatan Gratis

Sheilla Farazela • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:13 WIB
Masyarakat landasan ulin selatan saat melaksanakan cek kesehatan gratis di posko pengayuan (sheilla/Radar Banjarmasin)‎ ‎
Masyarakat landasan ulin selatan saat melaksanakan cek kesehatan gratis di posko pengayuan (sheilla/Radar Banjarmasin)‎ ‎
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru — Keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan iritasi mata mulai menyerang warga di Pengayuan, Kecamatan Landasan Ulin Selatan Kota Banjarbaru, Minggu (16/8).

‎Kondisi ini terjadi menyusul paparan kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

‎Ketua RT 02 Pengayuan, Hendra, mengungkapkan bahwa dampak kabut asap sudah dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Keluhan kesehatan terus bermunculan, terutama dari kelompok rentan.

‎"Kalau batuk-batuk sudah ada warga yang melapor, terutama anak-anak sekolah. Respon warga terhadap bantuan kesehatan dan pembagian masker hari ini sangat bagus dan efisien, karena beberapa hari ini kami terpapar asap yang pekat," ujar Hendra. 

‎Untungnya, kondisi fisik para relawan lapangan yang disiagakan di kawasan rentan karhutla khususnya di Liang Anggang saat ini mulai berangsur membaik.

‎"Alhamdulillah mulai membaik,"imbuhnya.

‎Merespons dampaknya bagi masyarakat, aksi pengabdian masyarakat digelar di Posko Pengayuan melalui kerja sama Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dinas Kesehatan, dan Puskesmas Liang Anggang. 

‎Tim medis menyalurkan pengobatan gratis dan masker dengan target 150 warga serta relawan terdampak.

‎Perwakilan tim medis, dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K), membenarkan tingginya temuan gangguan pernapasan saat pemeriksaan warga di lapangan.

‎"Hasil pemeriksaan memang menunjukkan kasus ISPA cukup banyak ditemui, di samping keluhan mata berair dan gangguan pada warga dengan penyakit penyerta (komorbid)," jelas dr. Ira.

‎Melihat pekatnya kabut asap terutama di pagi hari, dr. Ira mengingatkan kepada  masyarakat khususnya anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita komorbid untuk selalu menggunakan masker saat keluar rumah serta mencukupi konsumsi air putih. 

‎Ia juga menyoroti pentingnya para relawan di lapangan untuk tetap disiplin memakai Alat Pelindung Diri (APD) demi mencegah dampak kesehatan jangka panjang.
Editor : Arif Subekti
landasan ulin selatan karhutla Kabut Asap banjarbaru layanan kesehatan