Hilang Kendali Di Tikungan Banua Hanyar, Pelajar Tewas Tabrak Pohon

M Dirga • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 15:07 WIB
LAKA TUNGGAL: Titik lokasi kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang pelajar usai sepeda motornya menabrak pohon di tepi jalan Desa Banua Hanyar, Kecamatan Batumandi pada Jumat pagi. (Wahyudi untuk Radar Banjarmasin)
LAKA TUNGGAL: Titik lokasi kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang pelajar usai sepeda motornya menabrak pohon di tepi jalan Desa Banua Hanyar, Kecamatan Batumandi pada Jumat pagi. (Wahyudi untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Insiden kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di wilayah Kabupaten Balangan. Seorang pelajar berinisial RS tewas di lokasi kejadian setelah sepeda motornya keluar jalur dan menghantam sebatang pohon di tepi jalan poros Batumandi menuju Paringin, tepatnya di Desa Banua Hanyar, Kecamatan Batumandi pada Jumat (7/8) sekitar pukul 05.30 Wita.

Peristiwa nahas di pagi buta tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah warga setempat yang hendak berangkat menuju kebun. Saat ditemukan, pemuda tersebut sudah tergeletak tak bernyawa di luar badan jalan dengan kondisi pendarahan hebat pada bagian wajah dan luka parah di kepala. Warga kemudian melaporkan temuan jasad beserta kendaraan roda dua itu kepada pihak berwajib.

Petugas langsung mengamankan area, melakukan olah tempat kejadian perkara, dan mengevakuasi jasad korban yang dipastikan sudah meninggal dunia sebelum sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Datu Kandang Haji Balangan.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Balangan, AKP AW Djati yang mewakili Kapolres Balangan AKBP Arif Mansyur Suhatono memastikan bahwa insiden tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, korban melintas seorang diri dan laju kendaraannya tidak terkontrol saat memasuki kontur jalan yang berbelok.

"Diduga pengendara kehilangan kendali saat memasuki tikungan di lokasi kejadian, sehingga keluar badan jalan dan menabrak pohon," bebernya, Minggu (9/8).

Ia juga menepis adanya kemungkinan benturan dengan kendaraan lain atau indikasi tindak kejahatan di balik kematian pemuda tersebut. Analisis menyeluruh di lapangan membenarkan bahwa ini adalah murni kelalaian berkendara.

"Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur kriminal dalam peristiwa ini. Kecelakaan murni terjadi akibat hilang kendali kendaraan," tegas AKP AW Djati.



Editor : Arif Subekti
seorang pelajar desa banua hanyar Sepeda Motor Balangan Tewas