Dua Hektare Lahan Gambut Samuda Terbakar, Api Belum Padam Total

M Padil Ihsan • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 03:10 WIB

PEMADAMAN: Tim gabungan memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Samuda, Kecamatan Daha Selatan, Sabtu malam (8/8/2026). (Foto: BPBD HSS)
PEMADAMAN: Tim gabungan memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Samuda, Kecamatan Daha Selatan, Sabtu malam (8/8/2026). (Foto: BPBD HSS)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan – Kebakaran lahan gambut terjadi di Desa Samuda, Kecamatan Daha Selatan, HSS, Sabtu (8/8/2026) malam. Api membakar sekitar dua hektare lahan semak belukar sebelum berhasil dikendalikan tim gabungan.

 

Informasi kebakaran diterima Satgas Daha Selatan. Tim gabungan kemudian melakukan pemadaman dan mulai menangani api sekitar pukul 18.44 Wita.

Kepala Pelaksana BPBD HSS Ika Aguspiannor Hidayatullah membenarkan kebakaran tersebut.

"Tim melakukan pemadaman gabungan. Pemadaman tipe permukaan atas," ujarnya.

Pemadaman Terkendala Air

Lahan yang terbakar berupa semak belukar dengan kondisi tanah gambut. Petugas menggunakan mesin Alcon atau portable dengan memanfaatkan parit sebagai sumber air untuk mendukung pemadaman.

Namun, proses penanganan terkendala keterbatasan air di lokasi.

"Air sulit di lapangan," kata Ika.

Pemadaman melibatkan Satgas Kecamatan Daha Selatan, Satgas Desa Samuda, BPK Gemilang Baruh Jaya, BPK Sungai Pinang, dan BPK Pandansari.

Setelah hampir tiga jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 Wita. Luasan lahan yang terbakar sekaligus yang berhasil ditangani diperkirakan sekitar dua hektare.

Titik Api Masih Terlihat

Meski api berhasil dikendalikan, petugas masih menemukan beberapa titik api di lokasi. Titik tersebut berada cukup jauh sehingga masih menjadi perhatian tim di lapangan.

"Untuk api sudah berhasil dipadamkan sebagian dan masih ada terlihat titik api, namun jauh," jelas Ika.

Kondisi lahan yang kering di tengah musim kemarau membuat api berpotensi kembali menjalar. Terlebih, lahan tersebut berada di atas tanah gambut yang dapat menyimpan bara dan memunculkan kembali titik api.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di sejumlah wilayah HSS untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
kebakaran lahan HSS kebakaran lahan gambut Desa Samuda titik api Samuda karhutla hss