LPG 3 Kg Langka, Harga Eceran di HST Capai Rp35 Ribu

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:52 WIB
LANGKA: Harga Gas LPG 3 kilogram disejumlah pengecer melambung. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).
LANGKA: Harga Gas LPG 3 kilogram disejumlah pengecer melambung. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Barabai– Harga LPG 3 kilogram (gas melon) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) masih melambung. Di tingkat pengecer, gas bersubsidi tersebut dijual berkisar Rp32 ribu hingga Rp35 ribu per tabung, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).

Tak hanya mahal, warga juga mengeluhkan gas melon semakin sulit diperoleh. Kondisi ini membuat masyarakat harus berkeliling ke sejumlah warung untuk mencari tabung yang masih tersedia.

Jumi, warga Barabai, mengaku dalam beberapa pekan terakhir kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram. Jika pun tersedia, harganya sudah mencapai Rp35 ribu per tabung.

“Gas sekarang susah didapat. Kalau ada pun harganya sekitar Rp35 ribu. Kadang harus cari ke beberapa tempat dulu baru dapat,” ujarnya, Rabu (5/8/2026)

Kelangkaan juga mulai dirasakan pelaku usaha mikro yang bergantung pada LPG 3 kilogram untuk menjalankan usaha.

Rahmadi, pedagang pentol keliling di Barabai, mengatakan kenaikan harga gas berdampak langsung terhadap biaya operasional dan mengurangi pendapatan.

“Berpengaruh dengan pendapatan. Saya biasanya beli gas sekitar Rp30 ribu, kadang juga Rp35 ribu. Satu tabung biasanya bertahan sampai dua minggu,” katanya.

Menurut Rahmadi, memperoleh gas melon tidak selalu mudah. Saat membeli di pangkalan maupun agen, ia harus mengantre dan belum tentu kebagian.

“Kalau ke agen juga belum tentu dapat. Harus antre, kadang seperti berebut dengan pembeli lain supaya kebagian,” ucapnya.

Masyarakat berharap pemerintah bersama pihak terkait segera melakukan pengawasan distribusi serta memastikan pasokan LPG 3 kilogram tetap tersedia. Dengan begitu, gas bersubsidi dapat kembali dijual sesuai ketentuan dan mudah diakses masyarakat yang berhak.

Editor : Arif Subekti
di tingkat pengecer bersubsidi Kabupaten Hulu Sungai Tengah gas lpg 3 kg