Usai Divisum, Jasad Bayi Sungai Negara Dimakamkan di Desa Tayur

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:02 WIB

VISUM: Tim Identifikasi Polres Hulu Sungai Utara bersama dokter RSUD Pambalah Batung memeriksa jasad bayi laki-laki yang ditemukan mengapung di Sungai Negara, Selasa (4/8/2026). (Foto: Istimewa)
VISUM: Tim Identifikasi Polres Hulu Sungai Utara bersama dokter RSUD Pambalah Batung memeriksa jasad bayi laki-laki yang ditemukan mengapung di Sungai Negara, Selasa (4/8/2026). (Foto: Istimewa)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Amuntai – Jasad bayi laki-laki tanpa identitas yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Negara, Desa Keramat, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), telah dimakamkan setelah menjalani pemeriksaan luar (visum) di RSUD Pambalah Batung Amuntai, Selasa (4/8/2026).

 

Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi diperkirakan sudah meninggal sekitar dua hingga lima hari sebelum ditemukan. Namun, penyebab pasti kematian hingga kini belum dapat dipastikan karena kondisi jasad telah mengalami pembusukan.

Dokter Lakukan Pemeriksaan Bersama Polisi

Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Kasi Humas Iptu Asep mengatakan, pemeriksaan dilakukan oleh dokter RSUD Pambalah Batung bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres HSU. Proses tersebut juga didampingi personel Polsek Amuntai Selatan.

Dari hasil pemeriksaan luar, diketahui bayi berjenis kelamin laki-laki dengan panjang tubuh sekitar 53 sentimeter. Tali pusat masih melekat pada tubuh korban, sementara kondisi jasad sudah membengkak dan mengalami pembusukan.

"Berdasarkan pemeriksaan dokter, bayi diperkirakan telah meninggal sekitar dua hingga lima hari sebelum ditemukan di aliran sungai," ujar Iptu Asep.

Menurutnya, kondisi jasad yang telah membusuk menjadi kendala untuk memastikan penyebab kematian.

Dokter juga belum dapat memastikan apakah bayi meninggal sebelum dilahirkan, saat proses persalinan, atau setelah lahir.

Usai proses visum selesai, jasad bayi dimakamkan di tempat pemakaman milik Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara yang berada di Desa Tayur, Kecamatan Amuntai Utara.

Pemakaman dilakukan karena hingga proses pemeriksaan selesai tidak diketahui identitas bayi maupun pihak keluarga yang dapat dihubungi.

Polisi Masih Selidiki Pelaku

Sementara itu, kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi sekaligus menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Sebagai bagian dari penyelidikan, polisi mengamankan barang bukti berupa kain sarung berwarna oranye yang ditemukan membungkus jasad bayi saat dievakuasi dari Sungai Negara. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
bayi Sungai Negara Desa Tayur Amuntai penemuan jasad bayi Polres Hulu Sungai Utara RSUD Pambalah Batung