Korban Kebakaran Maut di Alalak Mulai Terima Bantuan

Maulana Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 15:45 WIB
BANTUAN:Camat Alalak Didik Hariadi menyerahkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran yang menelan korban jiwa. (Maulana) 
BANTUAN:Camat Alalak Didik Hariadi menyerahkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran yang menelan korban jiwa. (Maulana) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Marabahan – Pasca amukan si jago merah yang menewaskan seorang penghuni rumah, para korban mulai menerima perhatian dan bantuan dari pemerintah. 

Senin (3/8/2026) siang, pihak Kecamatan Alalak bersama Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala mendatangi lokasi untuk menyerahkan bantuan kepada para korban.

Bantuan diserahkan langsung oleh Camat Alalak, Didik Kaharudin, bersama jajaran pemerintah kecamatan. Didik menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Barito Kuala terhadap warga yang terdampak musibah.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit setelah musibah tersebut.

"Pastinya kami dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menyampaikan duka yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," ujarnya.

Didik mengatakan, bantuan yang diberikan bukan sekadar bantuan materi, melainkan juga sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

"Jangan melihat dari jumlah bantuannya, tetapi lihatlah ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi berkah," katanya.

Bantuan tersebut diterima oleh dua keluarga yang terdampak, termasuk keluarga korban yang meninggal dunia. Bantuan yang disalurkan berupa makanan siap saji, selimut, kasur, serta sejumlah lauk-pauk yang telah siap dikonsumsi.

Penyerahan bantuan turut didampingi Kepala Desa Semangat Dalam, Norman, serta Ketua RT 39, Halika.

Sementara itu, Sahmandari, kakak dari korban yang meninggal dunia, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.

"Saya tidak bisa berkata banyak. Saya hanya mengucapkan terima kasih. Semoga ada hikmah di balik musibah ini bagi keluarga kami," tuturnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 03.00 Wita. Warga baru menyadari peristiwa tersebut ketika api sudah membesar dan sulit dikendalikan.

Tak seorang pun mengetahui bahwa korban terjebak di dalam rumah kontrakannya. Jasad korban baru ditemukan setelah api berhasil dipadamkan.

Editor : Sutrisno
Marabahan Batola