RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Amuntai – Ruas jalan di bantaran Sungai Tabalong, Desa Panangkalaan RT 3, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), ambles pada Minggu (2/8/2026).
Amblesnya badan jalan sepanjang sekitar 36 meter dengan kedalaman lebih dari satu meter itu mengancam permukiman warga di sekitarnya.
Petugas gabungan masih melakukan pendataan di lokasi untuk memastikan dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten HSU, Syamrani, mengatakan tanah ambles merupakan fenomena yang kerap terjadi saat musim kemarau, khususnya di kawasan bantaran sungai.
"Dari hasil pemantauan bersama Dinas PUPR Kabupaten HSU, terdapat tiga kepala keluarga dengan total delapan jiwa yang berpotensi terdampak. Dari jumlah tersebut, dua rumah terdampak langsung akibat amblesnya jalan," ujarnya, Senin (3/8/2026).
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas PUPR Kabupaten HSU, Amos Silitonga, menjelaskan fenomena jalan ambles maupun longsornya dinding sungai memang sering terjadi, baik pada musim kemarau maupun musim hujan.
Saat ini, pihaknya sedang mendata jalan lingkungan yang mengalami kerusakan untuk menentukan solusi penanganan jangka panjang.
"Rekomendasi sementara, ruas jalan tersebut tidak lagi difungsikan. Nantinya akan dibuat akses baru berupa gang karena ada dua rumah yang terdampak langsung," katanya.
Sebagai langkah pengamanan, lokasi jalan ambles telah dipasangi garis polisi agar tidak dilintasi masyarakat. Warga juga masih dapat menggunakan jalur alternatif sehingga aktivitas tetap berjalan normal.
Editor : M Oscar Fraby