Korban Kebakaran Alalak Sempat Lunasi Utang Sebelum Ditemukan Tewas

Maulana Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 19:32 WIB

 

OLAH TKP: Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Barito Kuala melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kebakaran yang menewaskan seorang warga di Kompleks Persada Permai Baru 2, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Minggu (2/8/2026). (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin)
OLAH TKP: Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Barito Kuala melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kebakaran yang menewaskan seorang warga di Kompleks Persada Permai Baru 2, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Minggu (2/8/2026). (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MARABAHAN – Beberapa jam sebelum ditemukan tewas dalam kebakaran rumah kontrakannya, Abd Kadir Zailani (47) ternyata sempat menemui kakaknya untuk melunasi utang sebesar Rp150 ribu. Momen itu kini dikenang keluarga sebagai firasat terakhir sebelum musibah yang merenggut nyawanya di Kompleks Persada Permai Baru 2, Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Minggu (2/8/2026) dini hari.

Korban yang akrab disapa Lani itu tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut. Menurut keluarga, tidak ada gelagat aneh yang ditunjukkan korban saat berkunjung ke rumah kakaknya yang hanya berjarak satu rumah dari tempat tinggalnya.

Sempat Berniat Pindah Kontrakan

Kakak korban, Sahmandari mengatakan adiknya datang setelah Salat Magrib untuk melunasi utang. Biasanya, setiap menerima upah dari pekerjaannya sebagai tukang, Lani juga kerap membawa makanan saat berkunjung.

"Namun, setelah salat Magrib, dia datang untuk membayar utang sebesar Rp150 ribu. Dia bilang mau membayar utang dan tidak berbicara banyak. Sebelumnya, dia juga sempat mengatakan ingin mencari rumah kontrakan yang lebih kecil karena tinggal sendirian. Rupanya, itu menjadi firasat bagi kami," ungkap Sahmandari.

Saat mengetahui rumah adiknya terbakar, Sahmandari langsung menuju lokasi untuk mencari keberadaan korban. Ia sempat melihat sepeda motor milik Lani yang sebelumnya terparkir di samping rumah telah dievakuasi relawan pemadam kebakaran.

Namun, saat itu ia tidak menyangka adiknya masih berada di dalam bangunan yang dilalap api.

"Saya sama sekali tidak mengira dia terjebak di dalam rumah. Ketika kami mengetahui kebakaran itu, kobaran api sudah sangat besar dan sulit dipadamkan," ujarnya.

Jenazah Dimakamkan di Landasan Ulin

Setelah dievakuasi dari lokasi kebakaran, jasad korban dibawa ke kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan.

Usai disalatkan di sebuah masjid di kawasan Jalan Bali, Banjarmasin, jenazah kemudian dimakamkan di pemakaman keluarga di kawasan Landasan Ulin.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Barito Kuala AKP Bimasa Zebua bersama Kapolsek Alalak Ipda Bistok Berkat Andrew Panjaitan dan Tim Inafis Satreskrim Polres Barito Kuala melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan rumah kontrakan korban.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan dokter forensik, kondisi tubuh korban hangus terbakar. Namun, struktur tulang-tulang korban masih utuh," kata Bimasa.

Selain melakukan olah TKP, penyidik juga mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Korban Ditemukan Setelah Api Padam

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di Jalan Griya Permata Raya, Kompleks Persada Permai Baru 2, RT 39, Jalur 8, Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Minggu dini hari.

Warga baru mengetahui kebakaran setelah penjaga malam memukul tiang listrik sebagai tanda bahaya. Saat itu kobaran api sudah membesar dan sulit dikendalikan.

"Saya kebetulan belum tidur. Setelah makan, minum kopi, dan merokok, saya masuk ke kamar. Tiba-tiba saya mendengar suara benda terbakar. Saat melihat ke luar jendela, api sudah membesar," ujar Fahmi, warga setempat.

Keberadaan Abd Kadir Zailani baru diketahui setelah proses pemadaman selesai. Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terpanggang di kamar bagian depan rumah kontrakan yang ditempatinya seorang diri.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (*)

 

Editor : M. Ramli Arisno
Abd Kadir Zailani olah TKP kebakaran kebakaran Alalak korban kebakaran Barito Kuala polres barito kuala