Terbangun karena Suara Benturan, Istri Temukan Suaminya Meninggal di Dapur

Norsalim Yahya • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 15:16 WIB
EVAKUASI : Petugas dari Polsek Bati-Bati dan warga melakukan evakuasi jasad HN (36) yang diduga gantung diri pada Sabtu (1/8/2026). (Foto : Polsek Bati-Bati untuk Radar Banjarmasin)
EVAKUASI : Petugas dari Polsek Bati-Bati dan warga melakukan evakuasi jasad HN (36) yang diduga gantung diri pada Sabtu (1/8/2026). (Foto : Polsek Bati-Bati untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PELAIHARI - Seorang pria berinisial HN (36) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Komplek Citra Permata, Desa Ujung Baru, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Sabtu (1/8/2026) sore.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh istri korban, SF. Saat itu, ia terbangun dari tidur siang setelah mendengar suara benturan dari arah dapur rumah.

Ketika dicek, korban sudah dalam kondisi tergantung di dapur. Sang istri kemudian berusaha menolong dengan menurunkan korban ke lantai dan meminta bantuan warga sekitar.

Kapolres Tala, AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Bati-Bati AKP Alfianoor membenarkan kejadian tersebut.

“Setelah mendengar suara, istrinya mengecek dan melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di dapur,” tuturnya, Minggu (2/8/2026).

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bati-Bati. Namun, hasil pemeriksaan tenaga kesehatan menyatakan korban telah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan bekas jeratan di leher korban. Sementara itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh lainnya.

“Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban selain bekas jeratan di leher,” tambahnya.

Korban diketahui berprofesi sebagai pedagang. Usai dilakukan pemeriksaan awal, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polisi menduga korban meninggal akibat bunuh diri berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi. Meski demikian, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. 

Editor : Sutrisno
Tanah Laut Pelaihari Gantung Diri