Korban Selamat Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru Dirujuk ke RSUD Ulin

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 14:58 WIB
TKP: Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan maut yang melibatkan mobil tangki dan mobil pikap di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe. (Foto: PKJR Tanah Bumbu untuk Radar Banjarmasin)
TKP: Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan maut yang melibatkan mobil tangki dan mobil pikap di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe. (Foto: PKJR Tanah Bumbu untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin –  Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), M. Fahrizal Hasbi (21), korban selamat dalam kecelakaan maut di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin setelah mendapat penanganan awal di RS Marina Permata.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, dr. Arman Jaya Rikki, mengatakan kondisi korban saat dirujuk dalam keadaan sadar dan stabil.

"Pasien yang dirujuk mengalami cedera pada tangan kanan dan kaki, diduga mengalami patah tulang," ujarnya.

Sementara itu, tujuh korban yang meninggal dunia telah dipulangkan ke rumah duka masing-masing sejak Sabtu (1/8) malam.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.45 Wita di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Saat itu, rombongan mahasiswa yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Batulicin Irigasi berencana memanfaatkan hari libur dengan berwisata ke kawasan Sungai Alut menggunakan mobil pikap milik desa.

Kapolsek Mantewe AKP Kusnin mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, mobil tangki berpelat DA 8016 ZV yang dikemudikan M. Ilyas melaju dari arah Banjarbaru menuju Batulicin. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga hilang kendali hingga masuk ke jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, mobil pikap berpelat DA 8041 ZQ yang dikemudikan Veri Andi Saputra melaju dari arah Batulicin menuju Banjarbaru.
"Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari," kata Kusnin.

Benturan keras itu menewaskan tujuh orang dan menyebabkan M. Fahrizal Hasbi mengalami luka berat. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Mantewe.

Kusnin menambahkan, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. "Petugas masih melakukan penyelidikan," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tanah Bumbu AKP Eko Guntar belum bersedia memberikan keterangan terkait insiden tersebut. 

Berdasarkan data kepolisian, korban meninggal dunia terdiri atas Abdi Cahya Girsang dan Muhammad Ramadhani, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM); Tegar Mangku Alamsyah, anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi; Nafa Izzatu Jannah dan Nur'aini Salsabila, mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel); Veri Andi Saputra, pengemudi mobil pikap sekaligus mahasiswa UNU Kalsel; serta M. Ilyas, pengemudi mobil tangki.

Editor : Arif Subekti
korban selamat kecelakaan Mahasiswa ULM Tanah Bumbu Mantewe batulicin