Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Gang Kita Banjarmasin, Dua Tersangka Perankan 21 Adegan

Maulana Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 22:27 WIB
REKONSTRUKSI: Dua tersangka memperagakan salah satu adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan dan penganiayaan berat di Mapolsek Banjarmasin Tengah, Senin (27/7).  | Foto: Humas Polsek Banjarmasin Tengah untuk Radar Banjarmasin
REKONSTRUKSI: Dua tersangka memperagakan salah satu adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan dan penganiayaan berat di Mapolsek Banjarmasin Tengah, Senin (27/7). | Foto: Humas Polsek Banjarmasin Tengah untuk Radar Banjarmasin

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Polsek Banjarmasin Tengah menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan dan penganiayaan berat yang menewaskan satu orang, serta melukai satu korban lainnya. Rekonstruksi berlangsung di Mapolsek Banjarmasin Tengah, Senin (27/7/2026).

Rekonstruksi tersebut menghadirkan dua tersangka, yakni Agus Suriansyah yang diduga melakukan penganiayaan berat terhadap Ariyadi Rahman, serta Iwansyah alias Yaya yang diduga menghilangkan nyawa Busiri.

Dalam reka ulang itu, kedua tersangka memperagakan sebanyak 21 adegan yang menggambarkan rangkaian peristiwa sejak awal, hingga terjadinya tindak pidana. Korban meninggal dunia diperankan oleh pemeran pengganti, sementara korban luka Ariyadi Rahman turut hadir dalam rekonstruksi.

Selain kedua tersangka dan korban, kegiatan juga diikuti saksi Siti Rahmah alias Acil serta Febry Ramadhan. Rekonstruksi turut disaksikan perwakilan Kejaksaan Negeri Banjarmasin dan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Lambung Mangkurat untuk memastikan kesesuaian fakta dengan hasil penyidikan.

Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Haris Wicaksono melalui Kanit Resrkim, Ipda Raihan F Primavinsyah mengatakan rekonstruksi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan guna melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.

"Rekonstruksi ini bertujuan mencocokkan keterangan para tersangka dan saksi dengan fakta di lapangan sehingga rangkaian peristiwa dapat tergambar secara utuh dalam proses penyidikan," ujar Raihan, Jumat (31/7/2026).

Selama pelaksanaan rekonstruksi, kegiatan mendapat pengamanan dari personel Polsek Banjarmasin Tengah dan berlangsung dengan aman serta lancar.

Diwartakan sebelumnya, perkelahian menggunakan senjata tajam (sajam) tersebut terjadi di Gang Kita, Jalan Sutoyo S, Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, Selasa (30/6/2026) malam. Akibatnya, satu orang tewas di tempat, satu lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal diketahui bernama Busiri alias Ibus, sedangkan Ariyadi Rahman alias Ebo mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan utang piutang.

Kejadian bermula ketika Ariyadi Rahman alias Ebo bersama Busiri alias Ibus mendatangi rumah seorang pria bernama Agus yang diduga terkait persoalan utang piutang tersebut.

Namun, saat tiba di lokasi, Agus tidak berada di rumah. Kedatangan keduanya kemudian memicu adu mulut dengan ibu Agus. Tak lama berselang, saudara Agus yang diketahui bernama Iwansyah alias Yaya keluar dari rumah.

Diduga, Iwansyah merebut pisau yang dibawa Busiri sebelum menusukkannya ke bagian perut kiri korban.

Tidak lama kemudian, Agus datang ke lokasi dan diduga berusaha menyerang kedua korban menggunakan parang.

Perkelahian pun terjadi antara Agus dengan Ariyadi Rahman dan Busiri. Setelah Busiri terjatuh akibat luka yang dialaminya, Agus diduga melarikan diri dari lokasi kejadian.

Saat petugas Kepolisian tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Iwansyah ditemukan berada di dalam rumah dalam kondisi tertidur.

Polisi kemudian langsung mengamankan yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Busiri dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialaminya, sedangkan Ariyadi Rahman mengalami luka di tangan dan mendapatkan perawatan medis.

Tak lama, Polisi kemudian kembali mengamankan Agus, meski sebelumnya sempat dikabarkan bersembunyi.

Editor : Arief
Pembunuhan rekonstruksi berita Banjarmasin Polresta Banjarmasin