RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membayangi Kabupaten Tapin. Kali ini, sekitar 0,5 hektare lahan semak belukar di Jalan Tarantang, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, dilalap api pada Selasa (28/7/2026) siang.
Beruntung, respons cepat tim gabungan berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke kawasan sekitar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tapin, Muhammad Nor, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 13.32 Wita. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung diterjunkan ke lokasi bersama personel Posko Gabungan, TNI, Polri, relawan BAPARA, dan Balakar.
"Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman menggunakan unit tangki pemadam. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi saat ini sudah aman," ujarnya.
Menurutnya, lahan yang terbakar merupakan semak belukar dengan luas sekitar setengah hektare.
"Hingga proses pemadaman selesai, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam pendalaman," jelasnya.
Ia menambahkan, petugas memastikan seluruh titik api telah padam. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan guna mengantisipasi munculnya bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
BPBD Tapin kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.
"Kewaspadaan dan peran aktif masyarakat dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya karhutla yang lebih luas di wilayah Bumi Ruhui Rahayu," pungkasnya.
Editor : M Oscar Fraby