RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Keluhan masyarakat terkait kesemrawutan trotoar akibat ulah pedagang kaki lima di kawasan Pasar Adaro akhirnya direspons serius oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Balangan. Aparat penegak peraturan daerah tersebut langsung turun ke lapangan untuk mengecek silang kondisi sebenarnya, Selasa (28/7).
Kedatangan para petugas ini difokuskan pada pengumpulan data, bukan untuk melakukan pembongkaran paksa atau razia. Langkah peninjauan ini dipicu oleh rentetan aduan warga mengenai alih fungsi fasilitas pejalan kaki menjadi lapak berdagang, sebuah praktik yang jelas menabrak Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.
Berdasarkan hasil penyisiran, kondisi trotoar di sekitar Pasar Adaro hari ini secara mengejutkan justru terpantau bersih. Tidak terlihat adanya lapak pedagang yang memakan bahu jalan atau menghalangi hak pejalan kaki seperti laporan yang sempat beredar.
Meski mendapati area fasilitas umum tersebut dalam keadaan steril, pihak penegak perda tidak lantas berpuas diri dan menurunkan kewaspadaan.
Kepala Satpol PP Kabupaten Balangan, Cecep Ruswanto menegaskan bahwa tinjauan langsung ini sangat krusial untuk memastikan kebenaran informasi dari anggota dan keluhan masyarakat. Hasil pengamatan lapangan ini nantinya akan diramu menjadi landasan utama dalam mengeksekusi operasi penertiban ke depannya.
"Kegiatan kita bukan penertiban, tapi lebih ke monitoring. Sebagai pimpinan, saya ke sini untuk memvalidasi laporan dari teman-teman di lapangan agar informasi yang didapat benar-benar valid untuk menindaklanjuti kebijakan penertiban," ucap Cecep.
Merespons kondisi pasar yang mendadak tertib saat didatangi, Cecep membeberkan bahwa jajarannya akan segera menerapkan strategi patroli ganda, yakni patroli terbuka dan tertutup secara berkala. Langkah taktis ini diambil karena pantauan sesaat tidak bisa dijadikan acuan mutlak untuk menilai tingkat kepatuhan para pedagang.
"Untuk kondisi hari ini alhamdulillah tertib. Tapi kita terus melakukan monitoring, karena satu kali kegiatan saja mungkin tidak mewakili data yang sesungguhnya. Harapannya kondisinya tertib sehingga Balangan lebih nyaman, lebih indah sesuai dengan misi pemerintah daerah," jabarnya.
Jika ke depannya ditemukan kembali aktivitas pelanggaran alih fungsi trotoar saat patroli tertutup, Satpol PP dipastikan siap menindak tegas demi mengembalikan fungsi fasilitas umum dan menjaga wajah kota tetap rapi.
Editor : M Oscar Fraby