Gudang Tahu di HSU Terbakar Dini Hari, Bara Tungku Diduga Jadi Pemicu

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 07:53 WIB

PADAMKAN: Petugas Damkar memadamkan api yang membakar gudang tahu di Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang, Senin (27/7/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu bara yang masih tersisa di tungku pembakaran. (Foto: Damkar)
PADAMKAN: Petugas Damkar memadamkan api yang membakar gudang tahu di Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang, Senin (27/7/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu bara yang masih tersisa di tungku pembakaran. (Foto: Damkar)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI –  Sebuah gudang tahu di Desa Lok Bangkai RT 06, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), terbakar pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 01.50 Wita. Api diduga dipicu bara yang masih tersisa dari tungku pembakaran sebelum kemudian menyambar tumpukan kayu bakar di sekitar lokasi.

 

Beruntung, petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke seluruh bangunan.

Bara Tungku Diduga Jadi Sumber Api

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) HSU Asikin Noor melalui anggota Damkar, Edy Saputra, mengatakan gudang yang terbakar merupakan milik Rusma.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran diduga bermula dari bara api yang masih tersisa di tungku bekas pembakaran.

"Api diduga berasal dari tungku bekas pembakaran yang kemudian membakar tumpukan kayu bakar di dekatnya," ujar Edy.

Api kemudian merambat ke material yang mudah terbakar sehingga memicu kebakaran di area gudang.

Atap dan Mesin Produksi Terdampak

Akibat kejadian tersebut, sekitar delapan persen bagian atap gudang mengalami kerusakan akibat terbakar.

Selain itu, sebagian mesin pembuat tahu juga terdampak kobaran api sehingga mengalami kerusakan.

Meski demikian, petugas berhasil mengendalikan api sebelum menghanguskan seluruh bangunan.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Damkar HSU mengimbau masyarakat agar memastikan bara api benar-benar padam setelah digunakan, terutama di lokasi usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar seperti kayu bakar.

Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran serupa kembali terjadi. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
Desa lok Bangkai gudang tahu terbakar bara tungku pembakaran Damkar Hulu Sungai Utara kebakaran HSU