Lahan di Kawasan Danau Cermin Guntung Manggis Terbakar dan Sambar Pondok Warga, Petugas Kesulitan Air

Sheilla Farazela • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 14:45 WIB
Petugas gabungan saat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Transad Guntung Manggis Ujung (Sheilla/Radar Banjarmasin) 
Petugas gabungan saat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Transad Guntung Manggis Ujung (Sheilla/Radar Banjarmasin) 

‎RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Kebakaran hutan dan lahan kembali melanda Kelurahan Guntung Manggis, kali ini kebakaran terjadi di Jalan Transad Guntung Manggis Ujung atau sekitar area Danau Cermin pada Minggu (26/7) siang. 

‎Pihak pemadam kebakaran menerima laporan masuk sekitar pukul 11.20 WITA. 

‎Kobaran api yang dengan cepat merembet di atas tanah gambut kering tersebut membubungkan asap pekat hingga menyambar satu unit bangunan pondok milik warga.

‎Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga sekitar. Karena kebakaran terjadi tak jauh dari pemukiman warga. 

‎Ita Purnama, salah seorang warga RT 24 Guntung Manggis, mengaku sangat cemas saat melihat titik api terus membesar dari arah belakang pemukiman.

‎ "Hati ulun (saya; red) sampai deg-degan dan takut rumah ikut terbakar. Asapnya mengganggu banar (sekali; red)," ujar Ita di lokasi kejadian.

‎Sementara itu, petugas dari Guntung Manggis Fire Rescue Taufik Efendi menyampaikan bahwa penanganan di lapangan berfokus pada penyemprotan intensif untuk menyekat pergerakan api.

‎"Untuk penanganan, kami fokuskan penyemprotan di sekitar rumah dan satu buah pondok yang terbakar. Lahan yang terbakar ini merupakan lahan gambut," jelas Taufik. 

‎Meski situasi pemadaman secara umum berjalan aman, petugas di lapangan  menghadapi kendala pasokan air yang minim akibat wilayah tersebut sudah memasuki musim kemarau.

‎"Selama pemadaman aman saja, tapi untuk air cukup sulit karena sudah musim kemarau," tambahnya.

‎Hingga kini, petugas gabungan dari BPK, BPBD, dan UPT Damkar masih berjibaku memadamkan karhutla yang terjadi di kawasan tersebut.
Editor : Arif Subekti
pondok warga danau cermin karhutla banjarbaru