Karhutla Kembali Terjadi, Tiga Hektare Lahan Semak di Amparaya Terbakar

M Padil Ihsan • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 08:27 WIB
PEMADAMAN: Petugas Gabungan saat lakukan pemadaman kebakaran lahan semak belukar di Desa Amparaya pada Kamis sore (23/7/2026). (Foto: BPBD HSS)
PEMADAMAN: Petugas Gabungan saat lakukan pemadaman kebakaran lahan semak belukar di Desa Amparaya pada Kamis sore (23/7/2026). (Foto: BPBD HSS)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Seluas 3 hektare lahan semak belukar di Desa Amparaya, Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terbakar pada Kamis sore (23/7/2026). 

Informasi kebakaran tersebut dilaporkan oleh warga ke PMK Wasah Hilir yang kemudian melaporkannya ke BPBD HSS. 

Menerima laporan tersebut, petugas gabungan dari TRC BPBD HSS, Damkar HSS, Satgas Karhutla Kecamatan bersama relawan dari PMK Kapita, dan PMK Wasah Hilir segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dibantu warga sekitar. 

"Penanganan dimulai pukul 18.50 WITA dan selesai pemadaman pukul 20.00 WITA," ujar Kalak BPBD HSS, Ika Aguspiannor Hidayatullah. 

Ika mengungkapkan bahwa kebakaran menghanguskan kurang lebih 3 Hektare lahan hutan semak belukar di atas permukaan. Kondisi sumber air yang sulit, menjadi kendala dalam pemadaman. 

"Sumber air sulit, Alhamdulillah dengan bantuan dua unit tangki air pemadam, api bisa kita padamkan total. Kondisi dipastikan sudah aman dan kondusif," ungkap Ika. 

Di musim kemarau 2026 ini, peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten HSS terus terjadi, hampir setiap hari diterima informasi karhutla. Pemerintah Kabupaten HSS sudah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla. 

Masyarakat terus diimbau agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara di bakar, yang berpotensi menyebabkan terjadinya kebakaran lahan yang besar.

Editor : Arif Subekti
tiga hektare semak belukar desa amparaya karhutla hulu sungai selatan Kandangan