Pemuda Tenggelam, Basarnas Kerahkan Aqua Eye dan Tim Selam

M Fadlan Zakiri • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 10:42 WIB
PENCARIAN KORBAN: Warga bersama petugas kepolisian menyisir Sungai Martapura untuk mencari Dillah (20), warga Desa Keliling Benteng Ulu, Kecamatan Martapura Barat, yang diduga tenggelam setelah menceburkan diri ke sungai, Selasa (21/7/2026). (GRUP EMERGENCY MARTAPURA)
PENCARIAN KORBAN: Warga bersama petugas kepolisian menyisir Sungai Martapura untuk mencari Dillah (20), warga Desa Keliling Benteng Ulu, Kecamatan Martapura Barat, yang diduga tenggelam setelah menceburkan diri ke sungai, Selasa (21/7/2026). (GRUP EMERGENCY MARTAPURA)

 RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MARTAPURA - Seorang pemuda bernama Dillah (20), warga Desa Keliling Benteng Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Selasa (21/7/2026).

SAR Mission Coordinator (SMC) Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terakhir terlihat berada di tepi Sungai Martapura sebelum diduga menceburkan diri ke aliran sungai.

Dari keterangan saksi, sebelum masuk ke sungai korban diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

Warga di sekitar lokasi sempat berupaya melakukan pencarian secara mandiri. Namun, korban tidak berhasil ditemukan.

“Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin untuk meminta bantuan operasi SAR,” ungkapnya, Selasa malam

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Basarnas diterjunkan dan bergabung dengan Polsek Martapura Barat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, Emergency Banjar Response (EBR), serta masyarakat untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Pencarian dilakukan menggunakan rubber boat, Aqua Eye, perlengkapan water rescue, serta didukung tim selam guna memperluas area pencarian dan mempercepat proses pencarian korban.

Hingga Selasa malam, operasi pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan masih terus menyisir kawasan Sungai Martapura dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas.

Putu mengatakan, saat ini  seluruh unsur SAR Gabungan terus berupaya maksimal melakukan pencarian sesuai prosedur agar korban dapat segera ditemukan.

"Pencarian terus kami lakukan bersama seluruh unsur SAR gabungan hingga korban ditemukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga bisa diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai dan tidak melakukan tindakan yang berisiko, terutama dalam kondisi yang dapat membahayakan keselamatan diri.

"Jika terjadi keadaan darurat, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," pungkasnya. (zkr)

Editor : Arief
kabupaten banjar Tenggelam