RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Martapura - Polres Banjar mengungkap hasil penyelidikan awal kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 7,5, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Sabtu (11/7/2026) malam. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula ketika sebuah mobil Toyota Avanza menabrak bagian belakang sepeda motor Yamaha NMAX yang melaju searah menuju Banjarbaru.
Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli mengatakan, Toyota Avanza hitam bernomor polisi DA 1621 GE yang dikemudikan MI melaju dari arah Banjarmasin menuju Banjarbaru dengan kecepatan tinggi. Di dalam mobil tersebut terdapat dua penumpang, masing-masing berinisial MH dan MR.
"Di TKP, mobil ini menabrak belakang sepeda motor NMAX yang dikendarai MJ dan berboncengan dengan PSH," ujar AKBP Dr Fadli dalam keterangan resminya, Minggu (12/7/2026).
Benturan keras membuat pengemudi Avanza kehilangan kendali. Mobil kemudian oleng ke sisi kiri jalan, menghantam tiga rombong atau lapak di tepi Jalan Ahmad Yani sebelum akhirnya tercebur ke rawa di sisi jalan.
Sementara itu, Yamaha NMAX yang tertabrak terdorong ke depan hingga kembali menabrak sepeda motor Yamaha Fino yang dikendarai MFA.
"Motor yang ditabrak ini terdorong ke depan dan menabrak motor lain yang dikendarai MFA," lanjutnya.
Dua Orang Tewas, Empat Korban Lain Terluka
Kecelakaan beruntun tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Korban tewas adalah MI (21), pengemudi Toyota Avanza, serta PSH (23), penumpang sepeda motor Yamaha NMAX.
Selain korban meninggal, tiga orang mengalami luka berat dan seorang lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban yang selamat langsung dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis.
"Selain itu ada tiga orang luka berat dan satu luka ringan. Mereka dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin," kata AKBP Dr Fadli.
Polisi juga memastikan identitas kedua korban meninggal. MI merupakan warga ber-KTP Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sedangkan PSH merupakan warga Manarap Baru, Kabupaten Banjar.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
Hingga kini, Satlantas Polres Banjar masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sejumlah keterangan saksi, hasil olah TKP, serta barang bukti masih dianalisis untuk memastikan faktor yang memicu tabrakan beruntun itu.
AKBP Dr Fadli mengimbau masyarakat agar tidak mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama pada malam hari. Pengendara juga diminta selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga jarak aman untuk menghindari kecelakaan.
"Kami mengimbau masyarakat tidak kebut-kebutan di jalan dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno