Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Viral Diduga Ancam Pengendara dengan Airsoft Gun, Kasus Berakhir Damai

Maulana Radar Banjarmasin • Minggu, 12 Juli 2026 | 18:53 WIB

SALAMAN: Korban dan terduga pelaku dugaan pengancaman menjalani mediasi di Polsek Banjarmasin Timur hingga sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. (Foto: Humas Polsek Banjarmasin Timur)
SALAMAN: Korban dan terduga pelaku dugaan pengancaman menjalani mediasi di Polsek Banjarmasin Timur hingga sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. (Foto: Humas Polsek Banjarmasin Timur)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Sebuah video yang memperlihatkan perselisihan dua pengemudi mobil di Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur, viral di media sosial, Sabtu (11/7/2026). Peristiwa yang sempat dikaitkan dengan dugaan pengancaman menggunakan senjata api itu akhirnya diselesaikan secara damai melalui mediasi di Polsek Banjarmasin Timur.

Video tersebut direkam oleh pelapor berinisial RS (20), warga Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), saat mengemudikan mobil. Dalam rekaman itu terlihat perselisihan dengan pengemudi Daihatsu Sigra berinisial AY (28), yang berdomisili di Jalan Pramuka, Kompleks Bumi Melati Indah, Sungai Lulut, Banjarmasin Timur.

Informasi yang beredar di media sosial sempat menyebut adanya dugaan pengancaman menggunakan senjata api. Menindaklanjuti video viral tersebut, personel Polsek Banjarmasin Timur segera mengamankan kedua belah pihak dan membawa mereka ke Mapolsek Banjarmasin Timur untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan data Samsat, mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi DA 1139 PJ yang dikendarai AY terdaftar atas nama Muhammad Azmi Rosyadi, warga Cempaka, Banjarbaru.

Polisi Pastikan Bukan Senjata Api

Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harti melalui Kanit Reskrim, Ipda Sukma Yudhistira Nugraha menjelaskan perselisihan dipicu cekcok di jalan yang membuat emosi kedua belah pihak memanas.

Ia juga meluruskan informasi yang berkembang terkait benda yang diperlihatkan dalam kejadian tersebut. "Barang yang diperlihatkan bukan senjata api, melainkan airsoft gun. Berdasarkan pengakuan yang bersangkutan, airsoft gun tersebut ditemukan di jalan dalam kondisi tanpa magasin," ujarnya.

Yudhistira mengatakan hasil pemeriksaan juga tidak menemukan adanya tindakan menodongkan airsoft gun maupun ucapan yang mengandung ancaman terhadap pelapor.

"Tidak ada kata-kata pengancaman ataupun gestur menodong. Yang terjadi, terlapor hanya memperlihatkan airsoft gun tersebut. Persoalan bermula dari ucapan terlapor sebelum kejadian yang membuat pelapor terpancing emosi," jelasnya.

Berakhir Damai

Setelah dimediasi oleh penyidik Polsek Banjarmasin Timur, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

"Korban dan terlapor saling memaafkan, tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum, serta menandatangani surat perjanjian damai," tegas Yudhistira.

Polsek Banjarmasin Timur berharap penyelesaian tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih mengendalikan emosi saat berkendara dan menghindari konflik di jalan raya.

"Kami imbau agar saling menghormati saat berkendara demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas," pungkasnya.

Editor : M. Ramli Arisno
#video viral Banjarmasin #airsoft gun Banjarmasin #perselisihan pengemudi #mediasi polisi Banjarmasin #polsek banjarmasin timur