Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kecelakaan Maut Kertak Hanyar ! Mobil Masuk Sungai Usai Tabrak Motor dan Warung 

M Fadlan Zakiri • Minggu, 12 Juli 2026 | 10:15 WIB
 OLAH TKP: Mobil masuk sungai usai bertabrakan dengan motor dan menghantam warung di Jalan Ahmad Yani Km 7,4, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Sabtu (11/7/2026) malam.
OLAH TKP: Mobil masuk sungai usai bertabrakan dengan motor dan menghantam warung di Jalan Ahmad Yani Km 7,4, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Sabtu (11/7/2026) malam.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MARTAPURA - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 7,4, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 23.45 Wita. Insiden yang melibatkan sebuah mobil dan motor itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia, sementara empat korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, mobil bernomor polisi DA 1621 GE melaju dari arah Kota Banjarmasin sebelum terlibat kecelakaan dengan motor DA 6378 GBX.

Usai bertabrakan, mobil diduga keluar jalur hingga terjun ke sungai di sisi Jalan Ahmad Yani. Kendaraan tersebut juga diduga menghantam sebuah warung yang berada di tepi jalan hingga mengalami kerusakan berat.

Sopir Sempat Terjepit di Dalam Mobil

Seorang warga, Munawir, mengaku tidak menyaksikan secara langsung awal kecelakaan. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya dari warga di lokasi, mobil melaju dengan kecepatan tinggi sebelum insiden terjadi.

"Cukup kencang mobilnya dari arah dalam kota," ujarnya.

Menurut Munawir, terdapat tiga orang di dalam mobil saat kecelakaan terjadi. Dua penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sedangkan sopir sempat terjepit di dalam kendaraan yang berada di sungai sehingga proses penyelamatan berlangsung cukup lama.

"Di dalam mobil ada tiga orang. Dua penumpangnya selamat, sementara sopir sempat terjepit dan kondisinya bisa dibilang kritis," katanya.

Ia menambahkan, posisi kendaraan yang berada di dalam sungai membuat proses evakuasi sopir berlangsung lebih sulit.

Warung Baru Dua Bulan Ikut Hancur

Selain menabrak motor, mobil juga diduga menghantam sebuah warung di lokasi kejadian.

Pemilik warung, Lala, mengaku tidak berada di lokasi saat peristiwa berlangsung karena warung telah tutup. Ia baru mengetahui tempat usahanya rusak setelah dihubungi warga.

"Lebih dari kaget lagi, padahal warung ini baru dibangun sekitar dua bulan," ujarnya.

Hampir seluruh barang dagangan di dalam warung ikut rusak tertimpa bangunan yang roboh.

"Cuma rokok saja yang kami bawa pulang. Barang dagangan lain seperti gula, makanan, dan yang lainnya ikut hancur bersama warung," ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, Lala memperkirakan mengalami kerugian lebih dari Rp10 juta.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Informasi awal menyebutkan kecelakaan itu mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan lima orang mengalami luka-luka. Namun, berdasarkan perkembangan terbaru, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi dua orang, sedangkan empat korban lainnya masih menjalani perawatan medis.

Korban meninggal dunia telah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

Hingga berita ini ditulis, petugas Unit Laka Satlantas Polres Banjar masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Proses evakuasi kendaraan dan penanganan di lokasi kejadian juga telah selesai dilakukan.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Kertak Hanyar #kecelakaan maut #Sungai