Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

49 Hotspot Terdeteksi di Tanah Bumbu, BPBD Perkuat Antisipasi Karhutla

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Jumat, 10 Juli 2026 | 12:48 WIB
SIAP SIAGA: Petugas memadamkan api dalam simulasi penanganan karhutla sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 di Tanah Bumbu. (Foto: BPBD Tanah Bumbu)
SIAP SIAGA: Petugas memadamkan api dalam simulasi penanganan karhutla sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 di Tanah Bumbu. (Foto: BPBD Tanah Bumbu)

 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin - Sebanyak 49 titik panas (hotspot) terdeteksi di Kabupaten Tanah Bumbu sepanjang 1 Januari hingga 6 Juli 2026 berdasarkan data aplikasi SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Meski jumlah hotspot belum tergolong tinggi, BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanah Bumbu, Muhammad Riswan, mengatakan data tersebut menjadi acuan dalam memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Meski jumlah hotspot relatif rendah, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan karena kondisi cuaca dan karakteristik wilayah dapat memengaruhi potensi kebakaran," katanya.

BPBD terus memperkuat koordinasi antarpetugas, mengintensifkan sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar, mengedukasi masyarakat di kawasan rawan, serta memperkuat peran Masyarakat Peduli Api (MPA).

BPBD juga memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau 2026 melalui pemanfaatan teknologi. Salah satunya dengan menggunakan drone untuk memantau wilayah rawan dan menjangkau area yang sulit diakses petugas.

Pemantauan diprioritaskan pada kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla, seperti lahan gambut di Kusan Hilir dan Kusan Tengah, lahan kosong di Kecamatan Simpang Empat dan Batulicin, serta beberapa titik di Satui, Angsana, dan Sungai Loban.

Untuk mendukung penanganan di lapangan, BPBD juga menggandeng berbagai unsur, mulai dari Tim Reaksi Cepat (TRC), TNI, Polri, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA).

Selain personel, sejumlah sarana dan prasarana telah disiagakan guna mendukung operasi pemadaman, terutama di wilayah dengan medan sulit dan keterbatasan sumber air. Fasilitas yang disiapkan antara lain kendaraan taktis, sepeda motor trail, bak penampung air, serta bahan aditif pemadam.

Editor : Arif Subekti
#karhutla #Tanah Bumbu #patroli #batulicin