Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Karhutla Banjarbaru Meluas, BPBD Warning Krisis Sumber Air

Sheilla Farazela • Rabu, 8 Juli 2026 | 14:39 WIB
Petugas gabungan dari BPBD dan relawan saat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru.  (Foto: Dok. BPBD Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)
Petugas gabungan dari BPBD dan relawan saat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru.  (Foto: Dok. BPBD Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru - Intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat kini mengkhawatirkan ancaman krisis sumber air untuk proses pemadaman.

Kondisi tanah di sejumlah titik rawan karhutla dilaporkan telah mengering total, sementara cadangan air di parit dan sungai di sekitar lokasi kebakaran terus menyusut drastis.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjarbaru, Harun Arrasyid, mengungkapkan bahwa peningkatan status karhutla ini terlihat dari rentetan kejadian sejak akhir pekan lalu hingga Selasa sore.

"Beberapa hari ini intensifikasi kejadian semakin meningkat. Lahan yang terbakar rata-rata sudah kering dan tanahnya sama sekali tidak ada air lagi," ujar Harun saat dikonfirmasi, Rabu (8/7).

Kebakaran besar pertama melanda kawasan Pembataan, Landasan Ulin Selatan, pada Minggu lalu. 

Api menghanguskan sedikitnya 8,7 hektare lahan di belakang gudang cat.

 Pemadaman berlangsung hingga sore hari melibatkan tim gabungan BPBD, relawan, dan Manggala Agni.

"Beruntung saat kejadian di Pembataan, sungai di sisi lahan masih ada airnya meskipun sudah sangat surut, sehingga pemadaman bisa diselesaikan," katanya.

Rentetan kebakaran berlanjut hingga awal pekan. Pada Selasa siang, kebakaran lahan sempat mendekati kawasan 

Perkantoran Gubernur Kalsel. Beruntung, akses jalan yang mudah membuat api bisa segera dijinakkan oleh petugas.

Namun, tantangan berat dihadapi petugas saat karhutla melanda kawasan Peramuan Ujung, Landasan Ulin Timur, 

Selasa sore pukul 17.00 WITA. Api membakar lahan semigambut di area properti pribadi yang dikelilingi perkebunan sawit.

Selain aksesibilitas yang sulit ditembus armada, tiupan angin kencang yang berubah-ubah sempat menyulitkan personel BPBD dan relawan di lapangan.

Harun memperingatkan, kondisi parit di sekitar perkebunan sawit Peramuan Ujung saat ini sangat kritis. 

Kedalaman air terpantau sudah tidak sampai satu meter akibat absennya hujan dalam sebulan terakhir.

BPBD Banjarbaru memprediksi proses pemadaman akan jauh lebih sulit jika kebakaran kembali berulang di lokasi yang sama dalam waktu dekat.

"Andai nanti suatu saat terjadi kebakaran lagi di sana, sumber air pasti dipastikan sulit," pungkas Harun.

Editor : Arif Subekti
#meluas #krisis sumber air #karhutla #banjarbaru