RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Duel berdarah terjadi di Jalan Kelayan B, Gang Gembira, RT 15, Kelurahan Kelayan Barat, Banjarmasin Selatan, Senin (6/7) dini hari. Perkelahian itu menewaskan satu orang. Sementara satu lainnya mengalami luka serius, dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Korban meninggal diketahui bernama Haris (33), warga setempat. Sementara Hafiz (27), warga Jalan Kelayan B Gang Suka Ria, mengalami luka berat pada tangan dan kaki. Ia masih menjalani perawatan intensif di RSUD Ulin Banjarmasin, dan dijadwalkan menjalani operasi.
Peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitar. Personel Polsek Banjarmasin Selatan bersama Tim Inafis Polresta Banjarmasin langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Jenazah Haris kemudian dievakuasi ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk keperluan visum.
Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Cristugus Lirens melalui Kanit Reskrim AKP Joko Sulistyo Suryono mengatakan penyidik belum dapat meminta keterangan secara maksimal dari Hafiz, karena kondisinya masih menjalani perawatan medis. "Korban yang selamat harus menjalani operasi karena luka di tangannya cukup serius. Sempat terkendala biaya administrasi, namun informasinya pihak keluarga sudah dapat menyelesaikannya," ujarnya, Selasa (7/7).
Joko mengungkapkan, Hafiz telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, penyidik masih mendalami penyebab perkelahian yang berujung maut tersebut. Ia juga meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan motif persoalan perempuan. "Isu yang beredar bahwa perkelahian dipicu persoalan perempuan tidak benar. Motifnya masih kami dalami, karena pemeriksaan belum maksimal akibat kondisi tersangka yang masih menjalani penanganan medis," tegasnya.
Ketua RT 15 Kelayan Barat, Yuliani mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 Wita. Ia mengaku tidak mengetahui penyebab pasti perkelahian, karena saat tiba di lokasi kedua pria tersebut sudah dievakuasi ke rumah sakit. "Saya hanya mendapat informasi ada orang berkelahi. Saat saya datang, keduanya sudah dibawa ke rumah sakit secara terpisah," katanya.
Menurut Yuliani, Haris dan Hafiz selama ini dikenal berteman dan kerap berkumpul bersama di lingkungan sekitar.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief