Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Rumah Siti Hawa Ludes Terbakar, Laptop Kuliah Anak Ikut Hangus

Maulana Radar Banjarmasin • Senin, 6 Juli 2026 | 18:38 WIB

LUDES: Relawan pemadam berjibaku memadamkan kebakaran yang menghanguskan enam rumah di Gang Karya Mulia, Alalak Tengah, Banjarmasin Utara, Senin (6/7). (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin)
LUDES: Relawan pemadam berjibaku memadamkan kebakaran yang menghanguskan enam rumah di Gang Karya Mulia, Alalak Tengah, Banjarmasin Utara, Senin (6/7). (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin, Tangis Siti Hawa (65) pecah saat menyaksikan rumahnya di Gang Karya Mulia, Alalak Tengah, Banjarmasin Utara, ludes dilalap api, Senin (6/7). Di tengah kepanikan, ia tak sempat menyelamatkan laptop milik putranya yang digunakan untuk kuliah. Seluruh harta benda di rumah itu ikut hangus terbakar.

 

"Barang itu yang paling saya pikirkan begitu mendengar rumah saya terbakar. Laptop itu dipakai untuk kuliah dan banyak data penting di dalamnya," ujar Siti Hawa.

Saat kebakaran terjadi, Siti Hawa sedang bekerja memelitur kayu di tempat usaha milik Ketua RT setempat. Sebelum berangkat, ia mengaku telah memastikan seluruh peralatan di dapur, termasuk kompor, dalam kondisi mati.

"Sebelum berangkat saya pastikan tidak ada yang menyala di dapur. Saya juga tidak tahu apa penyebab kebakarannya," katanya.

Ia sempat berusaha masuk ke rumah untuk menyelamatkan barang berharga. Namun kobaran api yang sudah membesar membuat upaya tersebut gagal.

"Semuanya habis terbakar. Tidak ada yang sempat diselamatkan, hanya baju di badan yang tersisa," tuturnya.

Api Cepat Membesar

Kebakaran terjadi ketika sebagian besar warga sedang beraktivitas. Teriakan warga yang melihat api langsung memicu kepanikan. Relawan pemadam kebakaran berdatangan dan berjibaku menjinakkan kobaran api.

Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Akses menuju lokasi yang sempit menyulitkan mobil pemadam menjangkau titik api. Kondisi air sungai yang sedang surut juga membuat pasokan air terbatas.

Beruntung, relawan masih bisa memanfaatkan beberapa sumur milik warga sebagai sumber air meski kondisinya bercampur lumpur. Setelah berjibaku cukup lama, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Jepri (25), warga yang rumahnya hanya berjarak sekitar lima meter dari lokasi awal kebakaran, mengaku terkejut saat mendengar teriakan warga.

"Saya langsung keluar rumah. Rumah yang terbakar dihuni Siti Hawa bersama anak-anaknya. Sepertinya saat awal kejadian tidak ada penghuni di dalam rumah," katanya.

Ia bersama warga sempat mencoba memadamkan api menggunakan ember. Namun kobaran api sudah terlalu besar sehingga tidak dapat dikendalikan.

"Saya keluar api sudah besar, tidak mungkin lagi dipadamkan secara manual. Saya sempat melihat pemilik rumah dan cucunya berhasil keluar saat rumah mulai terbakar," ujarnya.

Tiupan angin membuat api dengan cepat merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

"Rumah kami sempat terkena api, tetapi berkat relawan damkar yang cepat melakukan penyiraman, kerusakannya tidak terlalu parah. Hanya bagian dinding yang rusak," tambahnya.

Enam Rumah Rusak Berat

Usai kebakaran, petugas Tagana, BPBD, dan Kelurahan Alalak Tengah langsung melakukan pendataan.

Ketua RT 4 Alalak Tengah, Sugiannor, mengatakan hasil sementara mencatat enam rumah mengalami rusak berat dan tiga rumah lainnya rusak ringan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

"Ada enam rumah rusak berat dan tiga rumah rusak ringan. Pendataan masih terus kami lakukan," ujarnya.

Ia menambahkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Salah satu pemilik rumah bekerja di tempat saya. Sejak pagi sudah berangkat bekerja dan baru mengetahui rumahnya terbakar setelah api membesar," pungkasnya. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#kebakaran Banjarmasin Utara #enam rumah terbakar #laptop kuliah terbakar #Rumah terbakar Banjarmasin #kebakaran Alalak Tengah