Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Identitas Pelaku Sudah Dikantongi, Polisi Kejar Pria di Balik Insiden Berdarah di Pelaihari

Norsalim Yahya • Minggu, 5 Juli 2026 | 13:35 WIB
UNGKAP: Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia Jaya saat memberikan keterangan terkait kasus penganiayaan wanita berinisial A di Komplek Kijang Mas Pelaihari. (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
UNGKAP: Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia Jaya saat memberikan keterangan terkait kasus penganiayaan wanita berinisial A di Komplek Kijang Mas Pelaihari. (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Misteri di balik insiden berdarah yang menimpa seorang perempuan berinisial A di Kompleks Kijang Mas, Pelaihari mulai menemui titik terang.

Polisi kini bergerak cepat memburu terduga pelaku yang identitasnya sudah berhasil dikantongi.

Peristiwa yang sempat menggemparkan warga Tanah Laut itu terjadi pada Senin (22/6/2026) malam. Korban ditemukan dalam kondisi luka serius di wajah, hingga harus dilarikan ke rumah sakit di Banjarmasin.

Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya memastikan, penyelidikan masih terus berjalan dan kini memasuki tahap penting.

“Identitas terduga pelaku sudah kami ketahui. Saat ini anggota masih melakukan pelacakan jejaknya,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Meski begitu, pihaknya masih menahan diri untuk tidak mengungkap identitas maupun keberadaan pelaku. Langkah ini diambil agar proses pengejaran tidak terganggu.

Di balik perburuan tersebut, penyidik juga terus mengumpulkan bukti tambahan serta memperkuat keterangan saksi guna memastikan kasus ini bisa diproses secara maksimal.

“Kami masih terus mengumpulkan bukti tambahan serta memperkuat keterangan saksi,” katanya.

Informasi yang beredar menyebutkan, terduga pelaku merupakan seorang pria berkeluarga yang bekerja sebagai pedagang. Ia juga diduga berasal dari Kabupaten Tapin.

Sementara itu, kondisi korban perlahan membaik meski masih dalam masa pemulihan.

Kasus ini sempat menyita perhatian luas setelah foto korban dalam kondisi bersimbah darah beredar di media sosial. Warga pun dibuat resah sekaligus berharap pelaku segera tertangkap. 

Editor : Sutrisno
#Tanah Laut #Pelaihari