Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Karhutla Jadi Perhatian, BPBD Tanah Bumbu Siagakan Personel dan Drone

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Jumat, 3 Juli 2026 | 11:14 WIB
SIMULASI: Personel gabungan mengikuti simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Tanah Bumbu, sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. (Foto: BPBD Tanah Bumbu)
SIMULASI: Personel gabungan mengikuti simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Tanah Bumbu, sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. (Foto: BPBD Tanah Bumbu)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghadapi musim kemarau 2026. Berbagai strategi pencegahan dan penanganan disiapkan untuk meminimalkan potensi terjadinya kebakaran.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu, Sulhadi, mengatakan pemanfaatan teknologi menjadi salah satu fokus utama dalam upaya pencegahan. Salah satunya melalui penggunaan drone untuk memantau wilayah rawan serta menjangkau area yang sulit diakses petugas di lapangan.

Selain itu, pemantauan titik panas atau hotspot juga diperkuat melalui berbagai sumber data secara real time. Pemantauan tidak hanya mengandalkan data satelit Sipongi milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan maupun informasi dari BMKG.

Menurut Sulhadi, upaya pencegahan juga dilakukan melalui pendekatan persuasif. Sosialisasi dan edukasi terus diberikan kepada masyarakat maupun perusahaan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Pencegahan menjadi langkah utama yang harus dilakukan bersama," ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang terjadi. Setiap kasus karhutla yang ditemukan akan ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sulhadi menjelaskan, tim penegakan hukum akan langsung melakukan pemasangan garis polisi di lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses penyelidikan dan investigasi.

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, BPBD juga melibatkan berbagai unsur. Personel yang diterjunkan berasal dari Tim Reaksi Cepat (TRC), TNI, Polri, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA).

Berbagai peralatan pendukung turut disiapkan untuk menghadapi kendala medan dan keterbatasan sumber air. Peralatan tersebut meliputi kendaraan taktis, sepeda motor trail, bak penampungan air, hingga bahan aditif pemadam.

Pengawasan diprioritaskan pada sejumlah wilayah yang dinilai rawan karhutla. Di antaranya kawasan gambut di Kusan Hilir dan Kusan Tengah, lahan kosong di Simpang Empat dan Batulicin, serta sejumlah wilayah di Satui, Angsana, dan Sungai Loban.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan posko kebencanaan berjenjang serta dukungan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung operasional penanganan karhutla.

Editor : Arif Subekti
#siagakan drone #karhutla #musim kemarau #Tanah Bumbu