RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Perkelahian menggunakan senjata tajam (sajam) menggegerkan warga Gang Kita, Jalan Sutoyo S, Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, Selasa (30/6/2026) malam. Akibatnya, satu orang tewas di tempat, satu lainnya mengalami luka-luka.
Dugaan penganiayaan menggunakan dengan sajam tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 Wita.
Korban meninggal diketahui bernama Busiri alias Ibus, sedangkan Ariyadi Rahman alias Ebo mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan utang piutang.
Kejadian bermula ketika Ariyadi Rahman alias Ebo bersama Busiri alias Ibus mendatangi rumah seorang pria bernama Agus yang diduga terkait persoalan tersebut. Namun, saat tiba di lokasi, Agus tidak berada di rumah.
Kedatangan keduanya kemudian memicu adu mulut dengan ibu Agus. Tak lama berselang, saudara Agus yang diketahui bernama Iwansyah alias Yaya keluar dari rumah.
Diduga, Iwansyah merebut pisau yang dibawa Busiri sebelum menusukkannya ke bagian perut kiri korban.
Tidak lama kemudian, Agus datang ke lokasi dan diduga berusaha menyerang kedua korban menggunakan parang.
Perkelahian pun terjadi antara Agus dengan Ariyadi Rahman dan Busiri.
Setelah Busiri terjatuh akibat luka yang dialaminya, Agus diduga melarikan diri dari lokasi kejadian.
Saat petugas kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP), Iwansyah ditemukan berada di dalam rumah dalam kondisi tertidur.
Polisi kemudian langsung mengamankan yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Busiri dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialaminya, sedangkan Ariyadi Rahman mengalami luka di tangan dan mendapatkan perawatan medis.
Tak lama, polisi kemudian kembali mengamankan Agus, meski sebelumnya sempat dikabarkan bersembunyi.
Salah seorang saksi di lokasi kejadian, Febri, mengaku mengetahui insiden tersebut setelah mendapat informasi dari rekannya bahwa telah terjadi perkelahian yang menyebabkan korban terluka.
Saat itu, Febri berada di dalam kompleks. Mendengar kabar tersebut, ia langsung berlari menuju lokasi kejadian yang berada di depan kawasan, tepatnya di sekitar warung lalapan.
"Pas saya sampai, satu korban sudah tergeletak," ujarnya.
Menurutnya, saat itu seorang pria yang diduga pelaku masih terlihat mengejar korban lain menggunakan sajam jenis parang sebelum melarikan diri ke arah belakang permukiman.
Tak berselang lama, aparat kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penanganan awal.
Kanit Reskrim, Polsek Banjarmasin Tengah, Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan, proses penyelidikan masih terus dilakukan.
“Kita sudah mengumpulkan keterangan, termasuk dari saksi-saksi dan rekaman video dari masyarakat,” pungkasnya.
Editor : M Oscar Fraby