Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Empat Jam Pencarian, Penombak Ikan yang Tenggelam di Sungai Amandit Ditemukan Meninggal Dunia

M Padil Ihsan • Rabu, 1 Juli 2026 | 08:57 WIB
DITEMUKAN: Kariyadi (32), korban tenggelam di sungai Amandit ditemukan meninggal, dan dievakuasi ke unit ambulans untuk dibawa ke rumah duka. (Foto: PMK Pangdam untuk Radar Banjarmasin) 
DITEMUKAN: Kariyadi (32), korban tenggelam di sungai Amandit ditemukan meninggal, dan dievakuasi ke unit ambulans untuk dibawa ke rumah duka. (Foto: PMK Pangdam untuk Radar Banjarmasin) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan selama kurang lebih empat jam, Kariyadi (32) yang dilaporkan hilang tenggelam pada Rabu (1/7/2026) di Sungai Amandit akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Informasi ditemukannya korban diterima melalui grup Whatsapp Emergency HSS sekitar pukul 07.35 WITA. 

"Dapat sudah," ujar relawan bernama Rudy HD melalui chat di Grup Whatsapp Emergency. 

Baca Juga: Pagi Ini Martapura Mati Lampu Lima Jam, Delapan Kawasan Terdampak hingga Jam 2 Siang, PLN Minta Maaf

Dikonfirmasi lebih lanjut, salah satu relawan dari PMK Pangdam, Mukhyar, yang berada di lokasi membenarkan kabar tersebut. 

"Sudah ditemukan sekitar jam 7.30 tadi, dalam kondisi meninggal dunia dan sudah dibawa ke rumah duka di Pagat Batu Desa Batu Bini," ujar Mukhyar melaporkan. 

Tubuh Korban Tersangkut di Tumpukan Bambu

Sebelumnya diberitakan seorang pria diduga tenggelam saat menombak ikan di Sungai Amandit Desa Kaliring, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sekitar pukul 03.30 WITA dini hari.

Baca Juga: Menombak Ikan di Sungai Amandit Berujung Tenggelam, Korban masih Dicari Tim Gabungan

Benar saja, setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, korban ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Amandit, posisi korban tersangkut di bawah tumpukan batang pohon bambu di sungai. 

"Tersangkut di bawah tumpukan batang pohon bambu yang mengapung di sungai," pungkas Mukhyar.

Editor : Sutrisno
#amandit #HSS #Tenggelam