Gegara Lilin saat Listrik Padam, Kios di Sungai Andai Banjarmasin Terbakar

Zulvan Rahmatan • Dipublikasikan Rabu, 24 Juni 2026 | 09:46 WIB
TERBAKAR: Warga memadati lokasi pascakebakaran kios di Jalan Padat Karya, Sungai Andai, Banjarmasin Utara. (Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)
TERBAKAR: Warga memadati lokasi pascakebakaran kios di Jalan Padat Karya, Sungai Andai, Banjarmasin Utara, Selasa (23/6/2026).(Foto: Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN -  Kebakaran mengegerkan warga Jalan Padat Karya, Sungai Andai, Banjarmasin Utara, Selasa (23/6/2026) malam.
 
Dalam kejadian itu, empat kios ludes, satu ruko makanan cepat saji di sebelahnya ikut terdampak.
 
Informasi kebakaran berkembang cepat sekitar pukul 19.15 Wita. Di lapangan, sejumlah saksi menyebut api cepat membesar, diduga dipicu oleh dagangan bensin di salah satu kios.
 
Ketua RT setempat, Agus Ilham menyebut  api cepat membesar, sumber pertama kali diduga dari salah satu kios sembako yang juga menyediakan bensin.

Diduga Lilin Terkena Bensin

Saat itu, kawasan Sungai Andai sedang mengalami pemadaman listrik.  Sehingga, pemilik kios diduga menggunakan lilin sebagai penerangan.
"Menyalakan lilin terkena bensin. Itu toko berjualan sembako. Tidak ada suara ledakan sama sekali," ujar Agus.
 
Menurut Agus, saat kejadian, kios tersebut merupakan satu-satunya yang masih buka.
 
Sementara kios lain di sekitarnya, seperti toko sepeda dan toko alat pancing, sudah tutup dan dalam keadaan kosong.
 
Senada, informasi dihimpun Polisi juga memperkuat dugaan kronologi kebakaran.
 
Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi mengatakan berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu lilin yang digunakan saat listrik padam.
 
Lilin tersebut diduga terjatuh dan menyambar bensin yang berada di dalam kios.
 
"Api dengan cepat membesar karena di dalam kios terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar,” jelasnya.

Lima Bangunan Terdampak

Sunardi menyebut, total terdapat lima bangunan yang terdampak, terdiri atas empat kios dan satu bangunan makanan cepat saji.
 
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sedangkan nilai kerugian materi masih dalam pendataan.
 
Pascakebakaran, tim inafis dijadwalkan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran.
 
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan lilin saat terjadi pemadaman listrik dan tidak meletakkannya di dekat bahan yang mudah terbakar.
Editor : Sutrisno
banjarmasin pemadaman listrik lilin Kebakaran Sungai Andai