Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Diduga Ada Grup Gay Beranggotakan Ribuan Orang di Facebook, Anggota DPRD Banjarmasin Minta Pihak Berwenang Telusuri Adminnya

Endang Syarifuddin • Jumat, 19 Juni 2026 | 13:02 WIB
JANGAN DIBIARKAN: Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah meminta instansi terkait menelusuri diduga adanya grup gay di media sosial (medsos) Facebook.(Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)
JANGAN DIBIARKAN: Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah meminta instansi terkait menelusuri diduga adanya grup gay di media sosial (medsos) Facebook.(Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Ramainya perbincangan mengenai keberadaan grup gay di media sosial (Medsos) Facebook mendapat sorotan DPRD Kota Banjarmasin. Dewan meminta Pemko Banjarmasin dan instansi terkait tidak menutup mata terhadap fenomena tersebut, sekaligus menelusuri pihak yang mengelola grup tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah mengaku prihatin dengan munculnya grup yang belakangan ramai dibahas masyarakat di medsos. Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Pemerintah Kota Banjarmasin bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat perlu melakukan langkah antisipasi agar tidak berkembang lebih luas,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Politikus PKS itu menilai, fenomena tersebut tidak hanya menyangkut aktivitas di ruang digital, tetapi juga memiliki dampak sosial. Karena itu, edukasi dan pengawasan dinilai penting dilakukan sejak dini.

Aliansyah yang juga  Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin ini meminta keberadaan grup tersebut ditelusuri lebih lanjut, termasuk pihak yang bertindak sebagai administrator atau pengelola grup.

“Adminnya harus ditelusuri. Instansi terkait, khususnya yang membidangi informasi dan komunikasi, harus jeli memantau aktivitas medsos. Jika ditemukan pelanggaran aturan, tentu harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Selain pengawasan, ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda. Sosialisasi dapat dilakukan melalui sekolah, lingkungan keluarga, maupun kegiatan keagamaan di masyarakat.

Menurut dia, peran orang tua menjadi faktor utama dalam mengawasi aktivitas anak di media sosial. Orang tua diharapkan mengetahui pergaulan anak, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

“Kami mengimbau orang tua agar lebih aktif mengawasi penggunaan media sosial anak-anak, seperti Facebook, Instagram, maupun TikTok. Pendampingan keluarga sangat penting agar anak tidak terpengaruh hal-hal yang berdampak negatif,” katanya.

DPRD berharap Pemko Banjarmasin dapat menggandeng aparat penegak hukum, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan edukasi serta pengawasan terhadap aktivitas digital yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.

Editor : Fauzan Ridhani
#grup gay di Facebook #medsos #banjarmasin #pemko banjarmasin #DPRD Banjarmasin