RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Si jago merah berkobar di kawasan padat penduduk, Jalan KS Tubun, Gang 2 Damai, Banjarmasin Selatan. Tepat di dekat Sekolah Santa Maria, Jumat (12/6/2026) malam usai Salat Magrib.
Pantauan di lokasi, puluhan relawan pemadam kebakaran dari berbagai barisan sudah memenuhi kawasan tersebut. Titik kebakaran berada di dalam gang sempit di tengah permukiman padat, sehingga menyulitkan proses pemadaman.
Menurut sejumlah relawan di lokasi, mereka sempat mengalami kesulitan mendapatkan sumber air.
Terlihat para relawan terus berjibaku menyemprotkan air menggunakan mesin portabel dengan memanfaatkan sumber air yang berwarna kehitaman. Sejumlah mobil tangki penyuplai air juga tampak berada di lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Sempitnya akses menuju titik api membuat kendaraan dan armada BPK menumpuk di jalan utama. Hingga sekitar setengah jam setelah api berkobar, para relawan masih berupaya menjinakkan si jago merah setelah mengepung titik api melalui gang ke satu gang lainnya.
Asap putih mulai terlihat membumbung dari lokasi, menandakan kobaran api mulai dapat dikendalikan.
Rusinah (63), warga yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi kejadian, mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana api berasal. Begitu mendengar kabar kebakaran, ia bersama anak dan cucunya langsung menjauh dari rumah mereka di Jalan KS Tubun Gang 2 Damai.
"Lumayan dekat. Tapi, saya tidak tahu persis titik apinya apakah masuk Gang 2 Damai atau Gang Burung. Saya panik dan begitu melihat cahaya api yang terpikir hanya menjauh dan menyelamatkan diri," ujar Rusinah.
Seiring kobaran api yang mulai berangsur padam, relawan pemadam dari berbagai wilayah terus berdatangan untuk membantu rekan-rekan mereka yang sudah lebih dahulu melakukan pemadaman.
Hingga berita ini diturunkan, petugas dan relawan masih melakukan proses pendinginan. Belum diketahui jumlah bangunan yang terdampak maupun penyebab pasti kebakaran tersebut.
Editor : Fauzan Ridhani