RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG - Fenomena kebakaran misterius yang menyasar bangunan kosong di Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, terus menimbulkan keresahan warga. Hingga Juni 2026, Polres Tabalong mencatat sedikitnya 12 kasus kebakaran dengan pola serupa terjadi sejak Februari lalu.
Peristiwa terbaru terjadi di Desa Limau Manis, Kecamatan Tanta, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 04.00 Wita. Kebakaran kembali melanda sebuah bangunan yang tidak berpenghuni dan menambah daftar panjang insiden yang hingga kini masih menjadi teka-teki.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana menegaskan pihaknya tengah mendalami penyebab rangkaian kebakaran tersebut. Untuk mengungkap fakta di balik kejadian berulang itu, Satreskrim Polres Tabalong telah mendatangkan Tim Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan.
"Satreskrim Polres Tabalong telah mendatangkan Tim Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan guna melakukan pemeriksaan dan analisis di sejumlah lokasi kejadian," ujar Kapolres, Kamis (11/6/2026).
Fenomena kebakaran ini juga menjadi pembahasan khusus dalam rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah pejabat terkait. Pasalnya, sebagian besar kejadian memiliki pola yang sama, yakni terjadi pada bangunan kosong dan berlangsung pada waktu subuh.
Kapolsek Tanta Ipda Aris Sufahriadi mengungkapkan sedikitnya sembilan kejadian memerlukan analisis mendalam, sementara lima kasus menjadi perhatian utama dalam upaya memastikan penyebab kebakaran.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Tabalong meminta seluruh jajaran Polsek berkoordinasi dengan Forkopimca untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Satkamling). Selain itu, rumah-rumah kosong akan didata dan dilakukan koordinasi dengan PLN guna memastikan keamanan instalasi listrik.
Polisi juga mendorong peningkatan kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran serta mengajak kepala desa dan Bhabinkamtibmas menghidupkan kembali ronda malam. Langkah tersebut dinilai penting karena sebagian besar kebakaran terjadi saat warga masih terlelap.
Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diminta memastikan instalasi listrik aman, mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran.
"Partisipasi seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran. Polres Tabalong berkomitmen terus melakukan langkah preventif dan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta menjaga keamanan masyarakat," tegasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto