Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tiga Hari Tak Kelihatan, Pria Warga Jalan Agatis Sungai Miai Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumah Kontrakan

Maulana Radar Banjarmasin • Selasa, 9 Juni 2026 | 17:28 WIB
EVAKUASI: Relawan Emergency gabungan mengevakuasi jasad Ludwing Kasnadi (47) dari rumah bedakan di Jalan Agatis II, Sungai Miai, Banjarmasin Utara ke kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.(Foto: Maulana/Radar Banjarmasin) 
EVAKUASI: Relawan Emergency gabungan mengevakuasi jasad Ludwing Kasnadi (47) dari rumah kontrakan di Jalan Agatis II, Sungai Miai, Banjarmasin Utara ke kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.(Foto: Maulana/Radar Banjarmasin) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Warga Jalan Agatis II, RT 41, Kelurahan Sungai Miai, Banjarmasin Utara digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang telah meninggal dunia dalam kondisi membusuk, Selasa (9/6/2026).

Korban diketahui bernama Ludwing Kasnadi (47), seorang duda dengan satu anak yang merupakan pendatang asal Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Korban pertama kali ditemukan oleh Muhtar (42), warga Gambut, Kabupaten Banjar. Saat itu, ia tengah berkunjung ke rumah mertuanya yang berada di sekitar lokasi. Mertuanya kemudian meminta dirinya untuk mengecek kondisi korban yang sudah sekitar tiga hari tidak terlihat.

Muhtar pun mendatangi rumah kontrakan yang dihuni korban dan beberapa kali mengetuk pintu sambil memanggil namanya. Namun, tidak ada respon dari dalam rumah.

Karena curiga, ia kemudian menuju jendela rumah yang ternyata tidak terkunci. Saat mengintip dari jendela, Muhtar terkejut melihat tubuh korban sudah dalam kondisi mengenaskan dan mengeluarkan bau tak sedap.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Banjarmasin Utara.

Mendapat laporan itu, personel Polsek Banjarmasin Utara bersama Tim Inafis Polresta Banjarmasin langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selanjutnya, atas arahan petugas Kepolisian, Relawan Emergency gabungan mengevakuasi jasad korban ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin guna dilakukan visum.

"Sudah beberapa kali saya memanggil sambil mengetuk pintu, tetapi tidak ada jawaban. Karena curiga, saya melihat dari jendela yang tidak terkunci dan ternyata korban sudah dalam keadaan seperti itu," ujar Muhtar.

Sementara itu, Awaludin (43), teman korban mengatakan selama ini Ludwing tinggal seorang diri setelah berpisah dengan istrinya. Korban sudah sekitar delapan bulan menempati rumah sewaan tersebut.

Menurutnya, korban memiliki riwayat penyakit asam urat dan jantung serta rutin menjalani kontrol kesehatan setiap bulan. "Selama sakit, saya bersama teman-teman sering menjenguk dan mengajaknya berbincang. Apalagi korban baru menjadi mualaf," katanya.

Awaludin mengaku beberapa hari terakhir dirinya tidak sempat menjenguk korban karena kesibukan pekerjaan. "Kami sangat kaget mendengar kabar ini. Orangnya baik dan mudah bergaul dengan warga sekitar," ucapnya.

Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi membenarkan adanya penemuan jasad seorang pria di kawasan tersebut. "Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Ada dugaan korban meninggal dunia karena sakit," pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#membusuk #rumah kontrakan #banjarmasin #sumatera selatan #meninggal dunia