Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kalung Emas 8 Gram Hilang di Toko Antiya, Tiga Wanita Diduga Pelaku Terekam CCTV

M Padil Ihsan • Selasa, 9 Juni 2026 | 15:35 WIB
TEREKAM CCTV: Aksi dugaan pencurian kalung oleh tiga wanita di Toko Emas Antiya, Pasar Los Batu, Kandangan, Kabupaten HSS, Senin (8/6/2026).(Foto: Rekaman CCTV Toko Emas Antiya) 
TEREKAM CCTV: Aksi dugaan pencurian kalung oleh tiga wanita di Toko Emas Antiya, Pasar Los Batu, Kandangan, Kabupaten HSS, Senin (8/6/2026).(Rekaman CCTV Toko Emas Antiya) 
 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Foto tangkapan layar rekaman CCTV yang memperlihatkan tiga wanita diduga terlibat pencurian kalung emas di Toko Emas Antiya, Pasar Los Batu Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), beredar di grup WhatsApp pada Selasa (9/6/2026).

Informasi tersebut pertama kali tersebar sekitar pukul 11.46 WITA melalui kiriman foto hasil tangkapan layar CCTV yang dibagikan salah seorang warga ke Grup WhatsApp Emergency.

"Kalau ada yang mengenali, mencuri kalung di Toko Emas Antiya," tulis warga tersebut saat membagikan foto ketiga wanita yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Pemilik Toko Emas Antiya, Rahmiliyanti, membenarkan adanya dugaan pencurian yang terjadi di tokonya. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 11.45 WITA dan diduga melibatkan tiga orang wanita.

Menurut Rahmiliyanti, kecurigaannya sudah muncul saat ketiga wanita tersebut berada di toko. Namun, karena kondisi toko sedang ramai pembeli, ia belum sempat memeriksa rekaman CCTV secara menyeluruh.

"Sebenarnya saat mereka datang saya sudah merasa curiga. Saya sempat mengecek CCTV, tetapi tidak sampai selesai karena sedang banyak pembeli. Hari ini saya lanjutkan pemeriksaannya sampai selesai, ternyata terlihat ada yang mengambil kalung, dari salah satu mereka," ujarnya saat ditemui, Selasa (9/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan rekaman CCTV, ia menduga aksi tersebut dilakukan dengan pembagian peran masing-masing. Salah seorang wanita terlihat memasukkan kalung ke dalam lengan bajunya, kemudian menyerahkannya kepada rekannya.

"Mereka datang tidak bersamaan. Di depan toko mereka sempat ngobrol. Nah saat semuanya sudah berkumpul, yang pakai kerudung hitam memasukkan kalung ke lengan baju, yang pakai masker menerima kalung tersebut, dan yang satunya lagi yang tidak pakai kerudung bertugas mengalihkan perhatian dengan mencoba menawar cincin," jelasnya.

Kecurigaan Rahmiliyanti semakin kuat karena salah satu wanita yang mengenakan masker menolak melepas maskernya saat diminta oleh pihak toko.

"Di toko kami wajib lepas masker. Nah, yang pakai masker ini tidak mau melepas maskernya. Di situ hati saya sudah terasa tidak enak," katanya.

Ia menjelaskan, aturan wajib melepas masker diterapkan karena toko miliknya beberapa kali mengalami kasus pencurian yang dilakukan oleh pengunjung yang mengenakan masker sehingga identitasnya sulit dikenali.

Akibat kejadian tersebut, Toko Emas Antiya mengalami kerugian berupa satu kalung emas poles seberat sekitar 8 gram.

"Beratnya kira-kira 8 gram dengan harga sekitar Rp8,8 juta," tambahnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, salah seorang wanita yang diduga terlibat mengenakan kerudung hitam, baju hitam, dan kacamata hitam. Seorang lainnya memakai kerudung putih, masker putih, serta baju berwarna biru. Sedangkan satu wanita lainnya tidak mengenakan kerudung, memakai kacamata hitam dan baju kotak-kotak hijau putih.

Pihak toko berharap masyarakat yang mengenali ketiga wanita tersebut dapat memberikan informasi yang dapat membantu proses penelusuran lebih lanjut.

Editor : M Oscar Fraby
#pencurian emas #hulu sungai selatan #Kandangan