RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Meski sempat tertunda akibat kebakaran yang melanda gedung sekolah beberapa hari lalu. akhirnya Penilaian Akhir Tahun (PAT) siswa MTs dan MA Muhammadiyah 1 Banjarmasin.
Pada Selasa (9/6/2026), hari kedua pelaksanaan PAT, siswa MTs Muhammadiyah 1, ujian digelar di lantai dua Masjid KH Ahmad Dahlan yang berada di kawasan Perguruan Muhammadiyah Banjarmasin.
Sebanyak 30 siswa kelas VII dan VIII mengikuti ujian dengan duduk lesehan menggunakan meja kecil.
Meski harus belajar dan mengerjakan soal dalam kondisi serba terbatas, para siswa tetap terlihat antusias dan bersemangat.
Sementara itu, siswa MA Muhammadiyah 1 melaksanakan PAT di lantai tiga gedung SMKS Muhammadiyah 1 yang berada tepat di seberang sekolah. Ada sebanyak tujuh siswa kelas X dan XI mengikuti ujian di lokasi tersebut.
Kepala MTs Muhammadiyah 1, Ishak, mengatakan pelaksanaan PAT dimulai sejak Senin (8/6) dan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Juni 2026 mendatang.
Menurutnya, sebanyak 19 ruang kelas yang sebelumnya digunakan MTs dan MA Muhammadiyah 1 tidak dapat difungsikan akibat terdampak kebakaran.
"Kami berharap gedung sekolah ini bisa direnovasi secara menyeluruh dan dilengkapi fasilitas penunjang. Karena kondisi bangunan saat ini sudah tidak memungkinkan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,"ujarnya.
Di tengah kondisi tersebut, bantuan dan donasi terus berdatangan dari masyarakat, warga Muhammadiyah, hingga berbagai pihak lainnya.
"Untuk saat ini masih berproses melalui bantuan Muhammadiyah Pusat dan Kementerian Agama. Semoga renovasi bisa berjalan cepat," katanya.
Sementara itu, Kepala MA Muhammadiyah 1, Fatmawati, mengungkapkan kegiatan belajar mengajar sempat diliburkan beberapa hari pascakebakaran. Namun setelah itu aktivitas pendidikan kembali berjalan normal.
Menurutnya, pihak sekolah sangat terbantu karena mendapat pinjaman ruang kelas dari SMKS Muhammadiyah 1. Kebetulan sebagian ruang di sekolah tersebut sedang tidak digunakan karena sejumlah siswa tengah menjalani program magang.
"Alhamdulillah, kondisi ini tidak terlalu berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar. Siswa tetap semangat dan antusias mengikuti pelajaran maupun PAT,” ucapnya.
Meski demikian, Fatmawati berharap proses renovasi gedung sekolah dapat segera terealisasi agar kegiatan pendidikan kembali berlangsung secara normal. Pihaknya juga telah mengajukan proposal bantuan kepada Kementerian Agama RI dengan nilai sekitar Rp10 miliar.
"Kami mengajukan bantuan untuk renovasi gedung beserta sarana pendukung pembelajaran, termasuk aula sekolah. Semoga harapan ini dapat terwujud dan mendapat dukungan dari berbagai pihak,"harapnya.
Di sisi lain, Pengawas Madrasah Aliyah Kementerian Agama Kota Banjarmasin, Maisyarah, bersyukur pelaksanaan PAT akhirnya dapat berjalan setelah sempat tertunda akibat musibah tersebut.
Menurutnya, Kementerian Agama juga telah mengimbau seluruh madrasah di Kota Banjarmasin untuk ikut berpartisipasi membantu proses pemulihan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.
"Alhamdulillah PAT bisa terlaksana. Saat ini bantuan dan donasi dari berbagai pihak juga terus berjalan. Untuk sementara kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung karena adanya dukungan dan pinjaman ruang kelas dari SMKS Muhammadiyah 1," pungkasnya.
Editor : M Oscar Fraby