Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Diduga Gagal Menyalip ! Polres HSU Ungkap Roda Tiga Hantam Mahasiswi STIA Amuntai Hingga Tewas

M Akbar Radar Banjarmasin • Senin, 8 Juni 2026 | 14:12 WIB
GRAFIS: Ilustrasi kejadian penyebab kebakaran yang menimpa mahasiswi STIA Amuntai di Desa Panangkalaan Hulu, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten HSU.
GRAFIS: Ilustrasi kejadian penyebab kebakaran yang menimpa mahasiswi STIA Amuntai di Desa Panangkalaan Hulu, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten HSU.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Provinsi Amuntai-Kelua, tepatnya di kawasan Sungai Turak, Desa Panangkalaan Hulu, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (6/6) malam.

Dalam peristiwa tersebut, seorang mahasiswi bernama Billa Natasya Putri (20) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah kendaraan roda tiga jenis Tossa.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.25 Wita di Kilometer 5 ruas jalan Amuntai-Kelua. Saat itu korban mengendarai Honda Scoopy merah bernomor polisi DA 5507 UO dari arah Amuntai menuju Kelua.

Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju kendaraan Tossa Power Ace hijau bernomor polisi DA 5257 FL yang dikemudikan Hamkani (26). Kendaraan tersebut membawa dua penumpang, yakni Muliadi Pratama (19) dan Basri (17).

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto melalui Kasi Humas Iptu Asep mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan diduga bermula saat kendaraan Tossa berusaha menyalip kendaraan lain yang berada di depannya.


"Saat menyalip, kendaraan Tossa masuk ke jalur kanan atau jalur berlawanan dan bertabrakan dengan motor yang datang dari arah Amuntai menuju Kelua," ujar Asep, Senin (8/6).

Benturan keras pun tak terhindarkan. Korban mengalami luka berat pada bagian wajah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke RSUD Pembalah Batung Amuntai untuk keperluan visum.

Sementara itu, pengemudi Tossa beserta dua penumpangnya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan baik. Ruas jalan beraspal, lurus, kering, tidak bergelombang, dan memiliki marka jalan putus-putus. Namun arus lalu lintas saat itu cukup ramai karena berada di kawasan permukiman warga.

Petugas juga mencatat bahwa korban menggunakan helm saat berkendara. Namun korban diketahui belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) C.

Di sisi lain, pengemudi Tossa maupun kedua penumpangnya juga tidak memiliki SIM. Selain itu, ketiganya tidak menggunakan helm saat berada di kendaraan.

Akibat kecelakaan tersebut, Honda Scoopy milik korban mengalami kerusakan parah pada bagian depan, terutama area spidometer dan bodi kendaraan. Sementara kendaraan Tossa mengalami kerusakan pada bagian pedal kanan.

Setelah menerima laporan kejadian sekitar pukul 23.45 Wita, Unit Gakkum Satlantas Polres HSU langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta meminta keterangan pengemudi dan penumpang Tossa.

Polisi juga telah mengantongi keterangan saksi mata yang berada di sekitar lokasi untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.


Saat ini kasus kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres HSU. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menghindari manuver berbahaya saat menyalip kendaraan, serta melengkapi dokumen dan perlengkapan keselamatan saat berkendara.

 

Editor : Eddy Hardiyanto
#mahasiswi #Tewas #polres hsu