Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Asrama Terbakar, Santri Ponpes Nurul Iman Banjarbaru Terpaksa Bermalam di Musala

Sheilla Farazela • Kamis, 4 Juni 2026 | 18:40 WIB
MEMBERSIHKAN: Para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman Ma
MEMBERSIHKAN: Para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman Ma'had Ba'abud, Jalan RO Ulin, Kelurahan Loktabat Selatan membersihkan bekas kebakaran, Kamis (4/6). (Foto: Sheilla Farazela)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru – Raut lelah sekaligus sedih tampak di wajah para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman Ma'had Ba'abud, Jalan RO Ulin, Kelurahan Loktabat Selatan, Kamis (4/6). 

Pascamusibah kebakaran yang melanda asrama mereka pada Rabu (3/6) malam, puluhan santri kini harus merelakan fasilitas kamar mereka dan bersiap untuk mengungsi sementara waktu ke musala kompleks pesantren.

Dua santri yang kamarnya ikut hangus terbakar, Raufi dan Raihan, menceritakan betapa cepatnya si jago merah melalap isi kamar mereka di lantai dua saat ditinggal ibadah. 

Pakaian dan Kitab Habis Terbakar

Tak banyak barang yang bisa diselamatkan karena saat api berkobar, seluruh santri tengah khusyuk mengikuti pembacaan Maulid di masjid.

"Barang-barang di dalam kamar habis semua. Mulai dari pakaian, ranjang tempat tidur, sampai kitab-kitab untuk pengajian harian kami ikut terbakar, tidak ada yang tersisa," ujarnya, Kamis (4/6).

Kehilangan tempat bernaung dan seluruh perlengkapan mengaji, para santri yang terdampak dipastikan tidak bisa langsung menempati asrama dalam waktu dekat. Pasalnya, tiga kamar berukuran besar yang dihuni puluhan santri tersebut kini kondisinya rusak parah dan dipenuhi arang hitam.

Gotongroyong Bersihkan Puing Kebakaran

Sebagai langkah darurat agar proses belajar dan bermukim tetap berjalan, pihak pesantren memutuskan untuk memindahkan lokasi istirahat para santri ke area ibadah yang aman dari dampak kebakaran.

"Karena kamarnya habis terbakar, kemungkinan besar untuk beberapa hari ke depan kami semua akan bermalam dan tidur sementara di dalam ruangan musala pesantren," tambah santri kelas tiga Usto tersebut.

Sejak pagi hari, seluruh santri secara bergotong-royong langsung ambil bagian untuk membersihkan sisa-sisa puing kebakaran. 

Mereka memilah barang yang sekiranya masih bisa digunakan, sembari membersihkan sisa abu agar area asrama lantai dua tidak membahayakan struktur bangunan lainnya.

Polisi: Dugaan Awal karena Korsleting

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru melalui Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi membenarkan bahwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.30 WITA itu menghanguskan tiga kamar santri di lantai dua gedung semi permanen berukuran 40 x 10 meter persegi tersebut.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena respons cepat para santri, pengajar, serta puluhan armada pemadam kebakaran gabungan yang langsung meluncur ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan total pada pukul 20:40 WITA.

"Dugaan awal, api dipicu oleh korsleting arus listrik dari kipas angin di salah satu kamar santri. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 20 juta," pungkas Ipda Kardi.

Editor : Sutrisno
#banjarbaru #Kebakaran #ponpes