Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Belasan Ruang Kelas Muhammadiyah Hangus, Siswa Terpaksa Akan Belajar di Masjid

Maulana Radar Banjarmasin • Rabu, 3 Juni 2026 | 16:23 WIB
SISAKAN PUING - Kondisi ruang kelas MTs dan MA Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang hangus terbakar pascakebakaran hebat di Gang Kalimantan 1.//Maulana
SISAKAN PUING: Kondisi ruang kelas MTs dan MA Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang hangus terbakar pascakebakaran hebat di Gang Kalimantan 1.(Foto:Maulana/Radar Banjarmasin) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Kebakaran hebat yang melanda Jalan S Parman, Gang Kalimantan 1 RT 1, Kelurahan Belitung Utara, Banjarmasin Barat, Rabu (3/6/2026) dini hari, meninggalkan duka mendalam bagi warga dan dunia pendidikan.

Selain menghanguskan sejumlah rumah warga, si jago merah juga melalap gedung MTs dan MA Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang berada di Kompleks Perguruan Muhammadiyah. Sedikitnya 18 ruang kelas terdampak kebakaran tersebut.

Pantauan di lokasi, ruang-ruang kelas terutama di lantai dua mengalami kerusakan berat. Bangkai komputer dan peralatan elektronik masih terlihat berserakan di dalam ruang laboratorium komputer. Si jago merah lekas melalap lantaran dinding masih bangunan lama terbuat dari kayu.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banjarmasin 1, M Yusuf Rusli, berharap pemerintah dapat membantu proses pembangunan kembali gedung sekolah yang mengalami kerusakan berat.

"Kami berharap ada perhatian dari pemerintah agar proses belajar mengajar bisa kembali berjalan normal," katanya.

"Pihak kami akan mengkomunikasikan ke pimpinan cabang muhammadiyah 1 bagaimana mengatasi supaya kegiatan belajar mengajar bisa tetap berjalan dengan baik," sambungnya.

Kepala MA Muhammadiyah 1 Banjarmasin, Fatmawati, menjelaskan bangunan yang terbakar merupakan kompleks gabungan MTs dan MA Muhammadiyah 1 Banjarmasin.

"Kalau dilihat dari depan memang tidak seluruhnya terbakar, tetapi bagian dalamnya rusak parah karena api masuk dari belakang. Dugaan sementara api berasal dari kawasan permukiman yang berdempetan dengan sekolah," jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, puluhan unit komputer yang digunakan siswa untuk kegiatan belajar ikut hangus terbakar.

"Di MTs ada 10 komputer dan di MA ada 20 komputer. Semuanya tidak sempat diselamatkan dan sekarang hanya tersisa bangkainya saja," ungkap Fatmawati.

Ia menyebut total 20 ruang terdampak kebakaran, termasuk dua ruang laboratorium komputer. Kerusakan terparah terjadi di lantai dua dan berdampak hingga ke bagian bawah bangunan.

Kebakaran itu juga terjadi saat sekolah sedang melaksanakan ulangan kenaikan kelas. Untuk sementara, pihak sekolah akan memanfaatkan masjid di lingkungan sekolah sebagai tempat kegiatan belajar mengajar.

"Kami meliburkan siswa selama tiga hari untuk penataan dan pembersihan. Setelah itu kemungkinan kegiatan belajar sementara dipindahkan ke masjid," katanya.

Menurut Fatmawati, tantangan terbesar justru menghadapi tahun ajaran baru karena sebagian besar ruang belajar tidak lagi dapat digunakan.
Ia juga berharap adanya perhatian dari pemerintah, khususnya Kementerian Agama, mengingat usia sekolah tersebut sudah cukup tua.

"Sekolah ini sudah berusia sekitar 60 tahun. Dulu berawal dari PGA, kemudian pada 1978 menjadi MA Muhammadiyah. Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari Kementerian Agama untuk membangun kembali madrasah ini agar siswa bisa belajar dengan layak," harapnya.

Editor : Arif Subekti
#kebakaran hebat di gang kalimantan #menghanguskan 18 ruang #banjarmasin