RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BATULICIN - Polres Tanah Bumbu mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya terkait isu aksi kriminalitas berkedok pocong yang belakangan ramai beredar di media sosial.
Fenomena tersebut menjadi perbincangan warga setelah sejumlah video viral memperlihatkan sosok menyerupai pocong yang dikaitkan dengan dugaan tindak kejahatan di beberapa daerah.
Namun hingga saat ini, polisi memastikan belum menemukan maupun menerima laporan resmi terkait kejadian serupa di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.
Polisi Belum Terima Laporan
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Tanah Bumbu, AKP M. Taufan Maulana, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan informasi yang beredar di masyarakat maupun media sosial.
Meski isu tersebut ramai dibicarakan, hingga kini belum ada bukti maupun laporan yang mengarah pada adanya aksi kriminal dengan modus pelaku menyamar sebagai pocong.
“Sejauh ini belum ada laporan ataupun informasi resmi yang masuk terkait dugaan tindak kriminal dengan modus tersebut di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Taufan.
Menurutnya, masyarakat diharapkan tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan dan kepanikan.
Isu di Teluk Kepayang Dipastikan Hoaks
Taufan menjelaskan, informasi serupa sempat beredar di wilayah Kecamatan Teluk Kepayang dan menjadi perhatian masyarakat setempat.
Namun setelah dilakukan penelusuran oleh aparat kepolisian, informasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya,” ujarnya.
Patroli Tetap Ditingkatkan
Meski belum ditemukan kasus serupa, Polres Tanah Bumbu tetap meningkatkan langkah antisipasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli rutin terus dilakukan oleh jajaran Polres dan seluruh Polsek, terutama pada lokasi serta waktu yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas warga berjalan normal tanpa gangguan.
Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Polisi mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, namun tidak perlu panik menyikapi isu yang belum terbukti kebenarannya.
Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau menjadi korban tindak kejahatan, masyarakat diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan darurat Call Center 110.
“Jangan panik, tetapi tetap waspada. Jika ada hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegas Taufan.
Editor : Eddy Hardiyanto