Diduga Tersengat Listrik saat Perbaiki Mesin Air, Warga Banjarbaru Ditemukan Meninggal Dunia
Sheilla Farazela• Jumat, 29 Mei 2026 | 15:00 WIB
EVAKUASI: Seorang pria berusia 47 tahun ditemukan meninggal dunia diduga kuat tersengat aliran listrik saat memperbaiki mesin air. (Humas Polres Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru – Warga Jalan Tambak Buluh, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru mendadak geger.
Sesosok mayat pria ditemukan terbujur kaku di belakang kantor PT Berkah Usaha Unggul pada Jumat (29/5) siang.
Korban diketahui bernama Ahmad, 47. Jasad ditemukan dalam posisi terbaring miring tepat di bawah tandon air.
Kapolsek Liang Anggang Kompol Heru Setiawan, melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru IPDA Kardi Gunadi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ditemukan Kaku di Bawah Tandon
Menurutnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Erwan Dhany sekitar pukul 10.57 WITA.
"Saksi awalnya datang ke lokasi dan mencari korban ke beberapa titik, mulai dari area kantor hingga musala, karena korban memang biasa singgah di sana. Namun, saat itu korban tidak ada," ujar Kardi saat dikonfirmasi.
Penasaran, saksi kemudian berinisiatif mengecek ke area belakang kantor. Di sanalah ia terkejut melihat korban sudah dalam kondisi tak bergerak di bawah tandon.
"Saksi langsung melaporkan temuan ini ke Bhabinkamtibmas setempat, yang kemudian diteruskan ke Mapolsek Liang Anggang," tambah Kardi.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Liang Anggang bersama Tim Inafis Polres Banjarbaru langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSD Idaman Banjarbaru untuk menjalani proses visum.
Mengenai penyebab pasti kematian korban, polisi menduga kuat ada unsur kecelakaan kerja domestik. Dari hasil pemeriksaan luar dan olah TKP awal, korban disinyalir kuat tersengat aliran listrik.
"Dugaan sementara, korban tersengat arus listrik pada saat memperbaiki mesin air di lokasi tersebut," pungkas Kardi.