Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Polres Tabalong Sebut Video Teror Pocong Menggunakan Senjata Tajam Hoax, Ini Faktanya

Ibnu Dwi Wahyudi • Jumat, 29 Mei 2026 | 14:36 WIB
HOAX : Video yang beredar di Tabalong dan dinyatakan hoax oleh Polres Tabalong. (Foto: Polres Tabalong untuk Radar Banjarmasin)
HOAX : Video yang beredar di Tabalong dan dinyatakan hoax oleh Polres Tabalong. (Foto: Polres Tabalong untuk Radar Banjarmasin)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung - Polres Tabalong menyatakan teror pocong menggunakan senjata tajam ke rumah warga yang tersebar di berbagai grup WhatsApp adalah hoax.
"Dapat dikatakan, informasi yang beredar di masyarakat tentang Teror Pocong Menggunakan Sajam ke Rumah Warga adalah informasi bohong atau hoax," kata Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas, Iptu Heri Siswoyo, Jumat (29/5/2026).

Tak Ditemukan Korban dan Rekaman CCTV

Dalam video yang ditemukan kepolisian, keberadaan pocong itu disebut ada di Desa Kambitin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong.
Baca Juga: 25 PJU di By Pass Amuntai Mati, Dishub HSU Surati Pemprov Kalsel
Namun, sampai saat ini tidak ada laporan dari warga Kambitin yang melihat secara langsung orang yang mengenakan pakaian pocong dan memegang senjata tajam sebagaimana dalam video.
"Terkait adanya korban yang meninggal dunia serta terekam CCTV juga tidak ada," tegas Heri. 

Masyarakat Diminta Pandai Memilah Informasi

Ia meminta masyarakat agar bisa memilah kabar yang beredar. "Jika mendapati informasi yang belum jelas sumbernya, mohon tidak disebar lagi ke grup WhatsApp dan media sosial lainnya," pintanya.
Hal itu menurutnya, agar tidak berdampak pada keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: Tak Cuma Wajib, Pengelola Event Juga Harus Difasilitasi 
"Kita hidup sudah di era digital, kita harus pandai - pandai memfilter informasi. Pastikan sumber informasinya jelas," cetusnya.
Heri mengimbau masyarakat agar menggunakan smartphone untuk mencari kebenaran informasi, sehingga tidak mudah terpengaruh atas informasi bohong atau hoax. 
Editor : Sutrisno
#Tabalong #tanjung #hoax