RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Martapura - Suasana Hari Raya Iduladha di Desa Sungai Tuan, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar mendadak geger, Rabu (27/5/2026) pagi.
Warga menemukan sesosok mayat pria mengambang di aliran sungai kecil tak lama setelah pelaksanaan Salat Iduladha.
Penemuan itu sontak membuat warga sekitar panik dan berkerumun di lokasi kejadian.
Informasi temuan mayat tersebut juga cepat menyebar melalui berbagai grup WhatsApp warga. “Penemuan mayat di Sungai Tuan,” tulis salah satu pesan warga yang beredar.
Kabid Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar, M Kasyaf R, mengatakan pihaknya menerima laporan penemuan mayat pada pukul 08.03 WITA.
Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 08.54 WITA. “Korban pertama kali ditemukan warga yang melintas di sekitar sungai dalam kondisi mengambang,” ujarnya, Rabu siang
Sebanyak tujuh personel DPKP Banjar diterjunkan untuk membantu proses penanganan di lokasi. Setelah Tim Inafis Polres Banjar tiba, petugas bersama relawan mengevakuasi jasad korban ke tepi sungai untuk dilakukan pemeriksaan awal.
Di sekitar lokasi penemuan, warga juga mendapati sebuah sepeda motor Honda Blade warna hitam-merah dengan nomor polisi DA 2351 VV. Kendaraan itu ditemukan sekitar 50 meter dari titik jasad ditemukan mengambang.
Dari hasil identifikasi, terungkap bahwa korban adalahwarga Banjarmasin bernama Sunny, pria berusia sekitar 56 tahun, warga Jalan Veteran Komp A Yani 1 RT 16, Kelurahan Pengambangan, Banjarmasin Timur.
Identitas tersebut ditemukan petugas saat melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Data korban juga disebut sesuai dengan informasi orang hilang yang sebelumnya sempat beredar di media sosial.
Selanjutnya, jasad korban dibawa menggunakan ambulans relawan Emergency Banjar Response (EBR) menuju ruang pemulasaran RSUD Ratu Zalecha Martapura.
“Saat ini pihak keluarga sudah mengetahui, dan ada yang menjemput di rumah sakit,” ujar Kasyaf.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar dan menjadi perbincangan luas di media sosial sepanjang pagi Hari Raya Iduladha.
Polisi masih mendalami apakah terdapat unsur kecelakaan, penyakit, maupun kemungkinan lain di balik kematian korban
Kasi Humas Polres Banjar, AKP Alfian Noor mengatakan hingga kini penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan.
“Masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Kami masih melakukan pulbaket mengenai insiden ini,” katanya.
Editor : M Oscar Fraby