Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kabel Terkoyak Diduga jadi Penyebab Meninggalnya Seorang Pelajar di HST, Korban Kesetrum Saat Membuka Pintu Kamar Mandi Berlapis Seng 

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:49 WIB
OLAH TKP: Petugas Polres HST menunjukkan kabel yang terkoyak terjepit pintu kamar mandi yang memicu aliran listrik, hingga diduga menyebabkan korban kesetrum dan meninggal dunia.(Foto : Humas Polres HST)
OLAH TKP: Petugas Polres HST menunjukkan kabel yang terkoyak terjepit pintu kamar mandi yang memicu aliran listrik, hingga diduga menyebabkan korban kesetrum dan meninggal dunia.(Foto : Humas Polres HST)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI– Sat Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah (HST) mengungkap kronologi meninggalnya seorang pelajar putri berinisial DAS (13) yang diduga kesetrum aliran listrik di rumahnya di Jalan Sarigading, RT 004, RW 004, Gang Sawahan, Kelurahan Barabai Utara, Kecamatan Barabai, Kabupaten HST Kamis (21/5/2026) malam.

Kapolres HST, Jupri JHP Tampubolon mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 Wita saat korban hendak memandikan adiknya di kamar mandi rumah mereka. Kondisi kamar mandi saat itu juga terendam banjir

Saat membuka pintu kamar mandi yang berlapis seng, korban diduga tersengat arus listrik yang berasal dari kabel lampu terkoyak terjepit pintu kamar mandi.

Adik korban yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang datang ke lokasi kemudian menemukan korban sudah tergeletak di dalam kamar mandi.

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Mendapat laporan kejadian itu, anggota Sat Reskrim Polres HST bersama Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

Dari hasil pemeriksaan awal, Polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap korban.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut dan mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik di rumah, khususnya di area yang rawan terkena air seperti kamar mandi.

“Keselamatan instalasi listrik di rumah sangat penting diperhatikan. Pastikan kabel maupun peralatan listrik dalam kondisi aman dan jauh dari potensi korsleting ataupun sengatan listrik yang dapat membahayakan penghuni rumah,” ujarnya, Jumat (22/5/2026) sore.

Editor : Fauzan Ridhani
#pelajar tewas kesetrum #arus listrik #polres hst #Kabupaten Hulu Sungai Tengah #Barabai