RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru rutin melaksanakan pelatihan barista atau ahli peracik minuman kopi bagi warga binaan.
Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana mengatakan, pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya pembinaan kemandirian bagi warga binaan agar memiliki keterampilan bermanfaat.
“Kami berharap pelatihan ini menjadi bekal positif bagi warga binaan sehingga memiliki kemampuan dan peluang usaha setelah menyelesaikan masa pidana,” harapnya.
Dalam kegiatan tersebut, tiga instruktur memberikan materi dasar mengenai pengenalan kopi, teknik meracik minuman, hingga praktik penggunaan alat barista.
Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti materi dan praktik. “Kami melihat semangat belajar dari peserta sangat baik, mulai dari pengenalan kopi hingga teknik dasar menjadi barista dapat diikuti dengan cepat,” kata salah satu instruktur, Arifianto.
Salah satu warga binaan peserta pelatihan, Muhammad Adly mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.
“Pelatihan ini menambah pengetahuan dan keterampilan kami, khususnya di bidang kopi dan pelayanan, sehingga menjadi motivasi untuk memiliki usaha setelah bebas nanti,” bebernya.
Editor : Arief