PARINGIN - Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Banjarmasin merilis laporan terkini kondisi aliran sungai pasca hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir di Kalimantan Selatan. Di Balangan, sebagian besar wilayah di Bumi Sanggam mulai mengalami peningkatan debit air, seiring potensi hujan yang kembali terjadi.
Berdasarkan laporan per Rabu, 20 Mei 2026 pukul 11.00 Wita, aliran Sungai Balangan di Lampihong terpantau 4,3 m dengan status waspada. Tinggi debit air melebihi ambang batas jagaan di angka 4 meter.
Sementara itu, di Kecamatan Batumandi, debit air sungai dilaporkan berada pada ketinggian 4,6 m dan berstatus waspada, karena jagaan berada di 3,4 meter. Sedangkan Bendungan Pitap berada pada posisi 8,4 meter dengan kondisi normal.
Pantauan di sejumlah kecamatan lain seperti Juai, Batumandi, Awayan, dan Paringin Selatan, air sungai juga cenderung mengalami peningkatan debit. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan mengingatkan potensi kenaikan kembali masih terbuka apabila curah hujan meningkat, khususnya di wilayah hulu dan pegunungan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi, mengatakan pemantauan aliran sungai terus dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali.
“Kami terus memantau perkembangan ketinggian muka air sungai. Di beberapa wilayah memang ada peningkatan, oleh karena itu perlu kewaspadaan karena hujan masih berpotensi terjadi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Rahmi mengingatkan bahwa laporan ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu, terutama jika intensitas hujan meningkat dalam beberapa hari ke depan. Meski sebagian besar titik masih dalam kondisi normal, Rahmi meminta masyarakat tidak mengabaikan perubahan yang terjadi.
“Jika terjadi perubahan signifikan pada tinggi muka air, mohon segera diinformasikan ke pihak terkait. Data ini untuk kewaspadaan bersama, bukan sebagai dasar pengambilan keputusan kebijakan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah desa, relawan, dan masyarakat dalam memantau kondisi sungai, terutama di wilayah Batumandi dan Lampihong yang kini berstatus waspada.
“Kami imbau warga tetap waspada, khususnya yang tinggal di bantaran sungai. Pantau perkembangan cuaca dan hindari aktivitas di sekitar aliran sungai saat kondisi mendung tebal atau hujan,” ujarnya.
Editor : Arif Subekti