RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Luapan air kiriman dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) merendam kawasan Lok Nyiur, Desa Bamban, RT 002, RW 001, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (18/5/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Banjir dengan ketinggian air sekitar 30-40 cm merendam rumah warga, sementara ruas jalan aspal di kawasan tersebut turut tergenang dengan ketinggian sekitar 4-5 cm.
Data sementara mencatat sebanyak 21 rumah dari 21 kepala keluarga terdampak akibat luapan air tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten HSS, Ika Aguspiannor mengatakan informasi banjir diterima saat tim BPBD HSS tengah melakukan pemantauan debit air di Bendungan Amandit dan Bendungan Telaga Langsat.
“Setelah menerima laporan dari warga, tim langsung bergerak menuju lokasi terdampak banjir di Lok Nyiur, Desa Bamban untuk melakukan pendataan sekaligus penanganan awal,” ujar Ika.
Selain melakukan pemantauan dan pendataan, BPBD HSS bersama Pemerintah Daerah juga menyalurkan bantuan bahan makanan kepada warga terdampak banjir. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten HSS, H Suriani.
H Suriani mengatakan Pemkab HSS akan terus memantau perkembangan kondisi banjir, serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air. Pemerintah Daerah bersama BPBD terus siaga dan berupaya memberikan bantuan secepat mungkin kepada warga terdampak,” sambungnya.
Pemkab HSS bersama BPBD HSS terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan debit air, terutama di wilayah rawan terdampak banjir kiriman. Warga di bantaran sungai juga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan apabila curah hujan kembali tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Editor : Fauzan Ridhani