RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Barabai – Seorang warga Desa Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Muhammad Riduan (62), ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang di sungai setempat.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 18.51 Wita. Tim gabungan BPBD dan Damkar HST bersama TNI, Polri, relawan, serta warga setempat langsung melakukan pencarian setelah menerima laporan dari aparat desa dan masyarakat.
Kasi Kedaruratan BPBD HST, Fitriadinor mengatakan, korban ditemukan Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 09.30 Wita dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban ditemukan sekitar 1,1 kilometer dari titik nol pencarian dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat berada di sungai pada Sabtu siang sekitar pukul 14.00 Wita saat membersihkan perangkap ikan atau ayunan yang berada di dalam air.
“Dari informasi saksi, korban masih terlihat berada di sungai dengan ketinggian air sekitar dada hingga bahu. Setelah itu korban tidak terlihat lagi sampai akhirnya keluarga melakukan pencarian,” katanya.
Keluarga yang curiga korban belum pulang hingga sore hari kemudian mencari ke lokasi sungai dan menemukan sandal serta rokok milik korban tertinggal di lanting atau jamban sungai.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan asesmen dan pencarian sejak Sabtu malam.
Setelah korban ditemukan, jenazah langsung dibawa ke rumah duka atas permintaan pihak keluarga. Diketahui korban merupakan seorang marbut di masjid setempat.
“Operasi pencarian melibatkan unsur BPBD dan Damkar HST, TNI, Polri, Tagana, relawan gabungan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat,” pungkasnya.
Editor : Sutrisno