RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama polsek setempat melakukan patroli dan monitoring pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di enam stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah hukumnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar sekaligus mengantisipasi antrean panjang maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres HSU Agus Nuryanto melalui Kasi Humas Asep mengatakan patroli dan pengawasan dilakukan langsung oleh personel Polres HSU bersama jajaran polsek.
“Personel kami melakukan patroli dan pemantauan langsung di sejumlah SPBU untuk memastikan pendistribusian BBM berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujarnya, Minggu (16/5/2026).
Enam SPBU yang menjadi sasaran pengawasan yakni SPBU Tayur dan SPBU Pakapuran di Kecamatan Amuntai Utara, SPBU Banjang di Kecamatan Banjang, SPBU Banua Lima dan SPBU Tapus di Kecamatan Amuntai Tengah, serta SPBU Amuntai Selatan.
Khusus di SPBU Tayur, pengamanan dilakukan lima personel yang dipimpin Kapolsek Ngatiman. Dari hasil monitoring, stok Pertalite tercatat sebanyak 5.100 liter, sedangkan Pertamax tersedia 6.300 liter.
Sementara di SPBU Pakapuran, pengamanan dilakukan tiga personel. Ketersediaan BBM di lokasi tersebut masing-masing mencapai 8.000 liter untuk Pertalite dan 8.000 liter Pertamax.
Polres HSU memastikan patroli dan monitoring distribusi BBM akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas pasokan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Hingga saat ini situasi di masing-masing SPBU terpantau lancar dan kondusif sesuai stok pengiriman BBM,” tegasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto