Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Polres Banjarbaru Pastikan Antrean BBM Steril dari Pungli dan Premanisme ! Para Sopir Rasakan Lebih Tertib

Sheilla Farazela • Jumat, 15 Mei 2026 | 13:13 WIB
TANYAI SOPIR: Jajaran Polres Banjarbaru saat melakukan sidak ke SPBU di Banjarbaru.
TANYAI SOPIR: Jajaran Polres Banjarbaru saat melakukan sidak ke SPBU di Banjarbaru.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Praktik pungutan liar (pungli) dan aksi premanisme di area SPBU maupun SPBKB menjadi sasaran sidak jajaran Polres Banjarbaru, Jumat (15/5/2026).

Sejumlah titik krusial yang dipantau langsung petugas di antaranya SPBKB Trikora, SPBKB Guntung Manggis, hingga SPBU 64.707.02.

Kabag Ops Polres Banjarbaru, Kompol Agus Sugianto, mengatakan sidak dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi pimpinan untuk memastikan tidak ada lagi praktik pungli maupun aksi premanisme terhadap sopir yang mengantre BBM subsidi.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan crosscheck langsung di lapangan, saat ini kondisi sudah kondusif. Tidak ada lagi pungutan dari oknum preman terhadap para sopir,” tegasnya.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga berdialog langsung dengan para sopir truk yang sedang mengantre pengisian BBM.

Menurut Agus, para pengemudi mengaku kini merasa lebih nyaman karena kondisi antrean sudah jauh lebih tertib dibanding sebelumnya.

“Situasi sekarang sudah normal dan tidak ada lagi hal-hal yang dipungut dari sopir,” ujarnya.

Polres Banjarbaru juga memastikan patroli dan pengawasan di area SPBU maupun SPBKB akan terus dilakukan secara rutin guna mencegah munculnya kembali praktik permainan antrean yang merugikan masyarakat.

“Kalau masyarakat masih menemukan adanya pungli atau premanisme, silakan segera laporkan. Kami siap bertindak tegas 24 jam,” tambah Agus.

Sementara itu, Pengawas SPBKB Guntung Manggis, Alan, memastikan distribusi BBM di lokasi berjalan normal dan terkendali.

Menurutnya, penyaluran harian BBM di lokasi tersebut berkisar antara 8.000 hingga 10.000 liter per hari.

“Kami sudah menyediakan lahan parkir khusus di dalam area agar antrean tidak meluber ke jalan,” jelasnya.

Alan juga menegaskan pihaknya tidak mentolerir praktik pungli terhadap para sopir.

“Kami sudah crosscheck lapangan, dipastikan tidak ada yang meminta uang. Di sini kami konsisten menjaga ketertiban,” tegasnya.

Salah seorang sopir truk, Roni, mengaku antrean pengisian solar subsidi kini jauh lebih aman dan nyaman.

“Sekarang antreannya lebih tertib. Tidak ada kesusahan dan tidak ada diminta uang parkir atau pungutan apa pun,” ujarnya.

Ia juga menyebut sistem barcode dalam pengisian BBM subsidi cukup membantu menjaga antrean tetap rapi dan meminimalkan potensi kecurangan.

Editor : Eddy Hardiyanto
#antrean bbm #Pungli #polres banjarbaru #premanisme